Suara.com - Harga bahan pokok yang merangkak naik membuat masyarakat mengeluhkan akan hal tersebut. Dengan demikian, guna membantu kebutuhan ekonomi masyarakat, ESPAS Sahabat Sandiaga Uno Banten membagikan voucher sembako murah kepada masyarakat Desa Kadungagung Timur, Rangkasbitung, Lebak, Banten.
"Kita tau kondisi ekonomi kita lagi sulit sekali kasian rakyat, BBM juga naik, harga - harga naik, jadi kita terpanggil untuk turun berbagi kepada rakyat dan rakyat senang dengan program sembako murah yang kita adakan," kata Dewi Herawati, Ketua Umum ESPAS Sahabat Sandiaga Uno.
Selaras dengan program Sandiaga Uno yang mampu menaikan perekonomian hingga membuka lapangan pekerjaan, ESPAS Sahabat Sandiaga Uno turut memsupport dengan cara ikut bergerak memulihkan ekonomi masyarakat, dengan membagikan voucher sembako sebesar Rp 50.000 dari harga normal yakni Rp 100.000.
"Program sembako murah ini selaras dengan program Bang Sandi yaitu ikut membangkitkan perekonomian Indonesia, menghidupkan kembali perekonomian Indonesia yang sempat turun saat pandemi, jadi kita disini ikut bergerak. Disini warga cuma beli sembako dengan harga Rp 50.000 yang harusnya beli Rp 100.000 berarti mereka punya sisa uang, dan bisa mereka gunakan untuk keperluan lain," kata Dewi.
Susi, salah satu pembeli mengungkapkan, dirinya merasa senang dengan adanya bazar sembako murah karena ia bisa menghemat pengeluaran selama seminggu kedepan. Ia menginginkan kegiatan seperti ini diadakan kembali karena sangat membantu untuk ibu - ibu rumah tangga.
"Merasa senang, bahagia dengan adanya bazar ini membantu masyarakat kecil di keadaan terjepit gini, terima kasih ke Bang Sandi dengan adanya sembako murah ini mudah - mudahan kedepannya ada lagi dan bisa lebih banyak lagi kuponnya karena masih banyak warga yang tidak dapat," kata Susi.
Diketahui, selain mengadakan bazar sembako murah, ESPAS Sahabat Sandiaga Uno juga melakukan senam bugar bersama masyarakat sekitar, hal tersebut guna mengajak warga untuk memahami pentingnya kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan