Suara.com - OurSong, platform musik non-fungible token (NFT) besutan musisi Taiwan dan penyanyi peraih 12 Grammy Award, John Legend, resmi meluncur di Indonesia. Merayakan peluncuran, pianis kenamaan Ananda Sukarlan dan graphic artist Nadya Noor akan menjadi kolaborator lokal pertama yang tampil dalam aplikasi.
Diketahui, platform OurSong memang dimaksudkan sebagai jembatan penghubung baik antar sesama musisi/artis/konten kreator maupun dengan penggemar mereka. Lewat aplikasi OurSong, musisi atau kreator dapat saling berkolaborasi, memonetisasi konten, dan membangun komunitas penggemar dengan lebih efektif.
“OurSong, memberi penggemar kesempatan untuk berinteraksi dengan musisi/kreator konten idola mereka hingga level personal. Sebaliknya, musisi/kreator dapat memonetisasi konten dan hubungan dengan penggemar lewat produksi NFT, atau yang kami sebut sebagai Vibe,” kata Karina Basrewan, Community Manager OurSong Indonesia.
Mengutip Karina lebih jauh, koneksi hingga ke level personal di platform OurSong bisa didapatkan penggemar lewat hak istimewa yang melekat di NFT atau Vibe karya musisi/konten kreator. Hak istimewa ini juga bisa berbentuk akses ke koleksi langka seperti rekaman musik yang belum dirilis, interaksi via augment reality, dan sebagainya. Penggemar tinggal memilih dan membeli Vibe sesuai keinginan.
“Pengguna, baik konten kreator maupun penggemar, berkesempatan memonetisasi kolaborasi maupun keaktifan mereka di OurSong lewat jual beli produksi Vibe masing-masing. Jadi, OurSong sejatinya adalah juga platform social commerce NFT dalam pengertian luas, tidak terbatas hanya NFT musik saja,” kata Karina Basrewan yang juga dikenal sebagai seorang model profesional ini.
Berbeda dari platform NFT lain, OurSong, tidak memerlukan proses rumit dan mahal dalam proses produksi maupun jual beli NFT. Sementara platform NFT lain membutuhkan dompet crypto sebagai alat pembayaran, produksi, transaksi, dan distribusi NFT atau Vibe OurSong bisa dilakukan dengan mudah dan lewat mata uang biasa, USD.
“Kemudahan produksi, distribusi dan monetisasi NFT di OurSong akan menjadi game changer bagi musisi atau kreator konten yang awam NFT namun tertarik dengan potensinya. Dan kemudahan tersebut juga ditunjang oleh banyak fitur lain, misal membuat remix atau menampilkan hasil kolaborasi para kreator seperti yang akan dilakukan Ananda Sukarlan dan Nadya Noor pada peresmian launching OurSong Indonesia sekarang.”
Kolaborasi antara Ananda Sukarlan dan Nadya Noor dijanjikan Karina akan sangat menarik. Keduanya akan saling mengapresiasi karya satu sama lain lewat keahlian masing-masing; Ananda lewat kedalaman dentingan pianonya, dan Nadya lewat ilustrasi grafisnya yang dikenal istimewa. Hasil kolaborasi mereka dapat dinikmati lewat aplikasi OurSong pada saat peresmian OurSong Indonesia, tanggal 2 November nanti.
Baca Juga: Aset Kripto Milik LINE Terdaftar di Bursa Huobi Global
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital