Suara.com - Perdana Menteri Serbia Brnabic menyebut, Singapura mendukung Serbia untuk bergabung sebagai bagian dari ASEAN bersama dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
"(Hal ini) bertujuan agar sebuah negara yang bukan merupakan bagian dari Asia Tenggara menandatangani perjanjian kerja sama dan persahabatan dengan ASEAN, semua negara anggota harus menyetujuinya, tetapi Singapura adalah salah satu yang terpenting. Kami akan mendapat dukungan penuh mereka,” kata Brnabic kepada Serbia State TV (RTS), dikutip pada Minggu (20/11/2022).
Brnabic menghadiri Forum Ekonomi Baru Bloomberg di Singapura, dengan salah satu agendanya bertemu dengan Presiden Singapura, Halimah Yakob, dan penjabat Perdana Menteri Lee Hsien Loong.
Ia menjelaskan, sekembalinya ke Beograd, dia akan sekali lagi meluncurkan prosedur keanggotaan, bersama dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic lantaran hal ini menurutnya adalah langkah yang sangat strategis bagi Serbia.
Berita Terkait
-
Bahrain Kalah dari Peserta Piala Dunia 2022, Striker Persija Jakarta Ini Kembali Cetak Gol
-
Cerita Merinding Daniel Mananta Dibalik Interview UAS, Pertanyaan di Bawah Sadar Digiring Dalam Lindungan Tuhan
-
Kunjungi Pejabat Militer Singapura, KSAD Harap Kerja Sama Pertahanan Kedua Negara Bisa Ditingkatkan
-
PHK 1300 Karyawan Dalam dan Luar Negeri, Gojek-Tokopedia (GoTo) beri Kompensasi Sebulan Gaji dan Laptop Bekas
-
Menko Airlangga Apresiasi Dukungan New Zealand untuk Kepemimpinan Asean di Indonesia 2023
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen