Suara.com - Perhelatan akbar Piala Dunia 2022 di Qatar resmi dimulai. Gelaran sepak bola terbesar di dunia ini tak hanya menarik warga Qatar, orang-orang dari seluruh dunia berbondong-bondong datang ke negara Timur Tengah tersebut untuk mendukung tim sepak bola kesayangan.
Kendati total biaya akomodasi untuk nonton piala dunia tidak murah, hal ini bukan halangan. Para suporter rela merogoh kocek bahkan demi membeli tiket pesawat hingga mengongkosi biaya hidup selama gelaran berlangsung.
Raffi Ahmad saat ini diketahui jadi salah satu artis yang berada langsung di Qatar untuk menyaksikan perhelatan Piala Dunia bersama keluarganya.
Melansir beberapa sumber, bagi kamu yang ingin terbang ke Qatar untuk menonton piala dunia, setidaknya perlu menyiapkan uang Rp30 juta sekali jalan dari Jakarta menuju Doha, Ibu Kota Qatar. Dengan estimasi tersebut, maka setidaknya perlu Rp60 juta untuk bolak-balik Jakarta-Qatar demi menonton piala dunia.
Saat tiba di sana tentu para pelancong itu butuh tempat menginap. Penginapan memang sangat bervariasi, mulai dari apartemen murah atau hotel-hotel dengan perabotan mewah. Makin mewah dan lengkap fasilitas tentu makin mahal harganya. Beberapa kapal pesiar juga terparkir di Qatar dan menawarkan penginapan bintang lima.
Biaya penginapan ini bervariasi mulai dari Rp2 – Rp10 juta per malam. Dengan demikian jika seorang penonton menghabiskan sepuluh hari untuk menyaksikan piala dunia maka sedikitnya dia perlu menyiapkan Rp20 – Rp100 juta hanya untuk menginap. Biaya ini tidak termasuk jika harus membayar listrik atau pemanas air secara terpisah.
Selanjutnya adalah biaya provider seluler dan pulsa selama di Qatar. Untuk keperluan ini memang cukup terjangkau yakni sekitar Rp1 juta. Kemudian untuk ongkos makan selama di sana, termasuk jika ingin mencoba restoran-restoran atau makanan mahsyur lokal, para turis juga harus menyiapkan dana tersendiri. Biaya ini bisa mencapai Rp10 juta atau bahkan lebih untuk 10 hari pertandingan.
Terakhir adalah biaya transportasi selama berada di Qatar. Transportasi di negara tersebut tergolong cukup terjangkau. Para turis bisa berjalan kaki untuk menjangkau tempat-tempat dengan jarak yang dekat. Untuk transportasi jarak menengah, pemerintah menyediakan akses kendaraan umum yang cukup terjangkau. Biayanya sekitar Rp800.000 untuk sepuluh hari ada di sana.
Harga Tiket Piala Dunia
Baca Juga: Tak Ingin Rumah Olga Syahputra Jatuh ke Tangan Orang Lain, Raffi Ahmad Rela Rogoh Kocek Rp17 Miliar
Selesai dengan kebutuhan sehari-hari, budget lain yang perlu dipersiapkan tentu saja untuk menonton pertandingan itu sendiri. Semakin tinggi level pertandingan maka semakin mahal biaya tiket yang harus dibayarkan.
Menurut laporan Reuters, piala dunia tahun ini di Qatar bakal menjadi piala dunia paling mahal sepanjang sejarah. Harga tiket ini 40 persen lebih mahal ketimbang piala dunia sebelumnya, dengan rata-rata harga Rp5 juta per tiket. Jika kita mematok 1 dolar AS sama dengan Rp15.500 maka untuk tiket kategori III pada fase penyisihan grup harus ditebus dengan Rp1 juta.
Tingkatan lebih mahal ada pada babak 16 besar tiket kategori III dijual mulai Rp1,4 juta. Di kelas yang sama meningkat ke babak 8 besar tiketnya bisa ditebus dengan harga Rp3,1 juta. Berlanjut ke semifinal dengan harga tiket mulai Rp5,3 juta, perebutan juara tiga Rp3,1 juta dan final Rp3,1 juta.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Mengintip Makanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2022, Menu Apa Saja?
-
Gegara Jadi Fans MU, Ganjar Jagokan Inggris Juara Piala Dunia 2022
-
4 Usaha Kecil yang Menguntungkan saat Piala Dunia Berlangsung
-
7 Fakta Menarik Argentina vs Arab Saudi di Grup C Piala Dunia 2022 dan Skenario Pertandingan
-
Tak Ingin Rumah Olga Syahputra Jatuh ke Tangan Orang Lain, Raffi Ahmad Rela Rogoh Kocek Rp17 Miliar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati