Suara.com - Pemerintah resmi menyiapkan anggaran untuk bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 476 triliun. Disampaikan oleh Menkeu Sri Mulyani, anggaran perlindungan sosial memang senantiasa masuk dalam APBN.
"Perlindungan sosial, APBN pelindung masyarakat, shock absorber, sebesar Rp 476 triliun," kata Sri Mulyani dalam penyampaian Daftar Isi Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2023 di Istana Negara kemarin, dikutip pada Jumat (2/12/2022).
Anggaran bansos tersebut, kata Menkeu, dibagi melalui anggaran belanja pemerintah pusat sebesar Rp 454,7 triliun, transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp 17 triliun, dan pembiayaan Rp 4,3 triliun.
Berdasarkan keterangan resmi dari Kemenkeu, pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekonomi, tidak terkecuali perlindungan sosial untuk masyarakat pasca COVID-19.
Terlebih, Presiden Jokowi beberapa kali menyinggung ancaman krisis ekonomi tahun 2023 yang dikhawatirkan semakin memburuk dampak pemulihan yang belum maksimal, ketegangan politik Rusia dan Ukraina, perang dagang AS dan China hingga kenaikan harga komoditas.
Percepatan Dukungan Sosial ini
Diperlukan akselerasi data agar perlindungan sosial ke depan semakin responsif dan akurasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Anggaran ini nantinya akan dialokasikan melalui Kementerian Sosial dalam bentuk Program Keluarga Harapan dan Program Kartu Sembako
Semenatra melalui Kementerian Sosial akan disalurkan melalui bantuan iuran bagi 96,8 juta peserta PBI JKN dan Kemendikbud Ristek dalam bentuk Program Indonesia Pintar serta Program KIP Kuliah.
Baca Juga: Infinix Zero 5G 2023 Resmi Diluncurkan Seharga Rp 3 Jutaan, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Terakhir, penyaluran melalui Kementerian Agama dengan Program Indonesia Pintar.
Berita Terkait
-
Kapan UMK 2023 Diumumkan? Ini Ketentuannya Menurut Permenaker
-
Kantor Heru Budi Digeruduk Buruh, Emak-emak Joget Tolak UMP DKI 2023 Rp 4,9 Juta
-
Prioritas Bidang Kesehatan Ala Jokowi Setelah Pandemi Usai
-
Reli Dakar 2023 Pentas di Arab Saudi, Gunung Pasir Menjadi Raja
-
Infinix Zero 5G 2023 Resmi Diluncurkan Seharga Rp 3 Jutaan, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor
-
Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk
-
Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya
-
Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi
-
Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI
-
Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN
-
Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape
-
IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor