Suara.com - PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya angkat suara perihal terus ambrolnya saham emiten teknologi tersebut hingga 15 hari berturut-turut di perdagangan bursa belakangan ini.
Presiden GOTO Patrick Cao mengatakan, fluktuasi harga saham merupakan bagian dari mekanisme pasar yang dipengaruhi berapa faktor seperti kondisi makro ekonomi, pasar modal, kompetisi dan kinerja perseroan
Ia menambahkan, dengan berakhirya periode penguncian saham seri A ada kenaikan saham beredar di pasar yang meningkatkan transaksi jual beli di pasar hal hal yang diluar kendali perseroan.
“ Hal ini karena investor awal yang beli dengan harga lebih rendah mulai merealisasikan keuntungan , berakhir masa investasi untuk investor keuangan dan kebutuhan likuiditas di akhir tahun atau kebutuhan lainnya,” bebernya dalam paparan publik atas permintaan Bursa Efek Indonesia (BEI) secara daring, Kamis (8/12/2022).
Untuk diketahui, GOTO telah turun 53,7 persen dalam 15 hari bursa. Bahkan dalam enam hari bursa belakangan mengalami Auto Rejection Bawah (ARB).
Untuk itu dia menegaskan akan terus mendorong pertumbuhan bisnis melalui layanan dan produk berkualitas, peningkatan keterikatan pengguna jasa serta melakukan bisnis lebih efisien untuk mempercepat langkah menuju profitabilitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung
-
Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik
-
59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum
-
Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi
-
Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun
-
Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz