Suara.com - Profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat ini menjadi idaman para masyarakat. Pasalnya, selain gaji besar, PNS memiliki jaminan di hari tua. Namun, dengan kemewahan itu pastinya adanya godaan para PNS untuk melakukan hal yang tak terpuji.
Maka itu, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo meminta para pegawainya untuk tetap teguh pada pendirian tidak melakukan perbuatan melawan hukum.
PNS dengan gaji tertinggi ini memberi pesan ke para PNS di Ditjen Pajak agar tidak melakukan perbuatan mencuri atau maling. Kemudian, jangan berbuat kumpul kebo dengan sesama pegawai. Dia menyebut, ada salah satu pegawainya yang hidup serumah tanpa menikah
"Jadi dia akan buat segalanya akhirnya nggak karuan. Hindari saja," kata Suryo saat acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, yang ditulis, Senin (13/12/2022).
Selanjutnya, Suryo mewanti-wanti pegawainya untuk tidak main judi. Sebab, jika kalah, maka pegawai akan mencari dana untuk kehidupan dengan ngutang, ujungnya akan terjadi gali lobang tutup lobang.
Lalu, jangan sampai PNS tergiur untuk memiliki istri lebih dari satu. Menurut dia, jika memiliki banyak istri, maka akan banyak tanggungan yang harus diberikan, dan nanti ujungnya kembali utang.
"Kalau dua keluarga, ya kayaknya kurang. Yang tiga keluarga apalagi, tambah kurang. Ujungnya ngutang, ngutang nggak punya utangan maling lagi," jelas Suryo
Terakhir, Dia mengingatkan, PNS untuk tidak meminum minuman keras. Sebab, pengaruh minuman keras bisa berbahaya, karena bisa tanpa sadar melakukan hal yang tidak benar.
"Jadi, anak muda ngomong itu lah zaman dulu mushroom lah itu kayaknya keren sama pegang Jhoni walker keren, tapi sekarang jangan ya, mental dan memori kita nggak layak untuk kerja," pungkas Suryo.
Baca Juga: Bupati Meranti Punya Harta Rp 4,78 Miliar, Pantas Berani Sebut Kemenkeu Iblis
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
PITT Jual Bisnis Hotel dan Fokus Sektor Kapal Usai Diakusisi Jinlong Resources
-
Cara Lapor SPT Tahunan Orang Pribadi Melalui Coretax DJP Lengkap Terbaru
-
BBRI Segera Lunasi Green Bond Rp879,43 Miliar, Dana Sudah Siap
-
Pendapatan AVIA Naik Rp652 Miliar, Emiten Laporkan Laba Bersih Meningkat
-
Impor Cacah Pakaian dari AS Dibuka, Mendag: Bukan untuk Thrifting
-
Harga Saham BULL Tertekan saat Emiten Gencar Ekspansi
-
Rosan Roeslani Sambangi Petinggi Moody's Rating Kenalkan Danantara
-
Telin - IPification Luncurkan Telin Mobile Network Verification: Perkuat Keamanan Identitas Digital
-
Bukan Dibatasi, Alfamart dan Indomaret Diminta Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih
-
IHSG Sesi 1 Terkoreksi ke Level 8.255: BUMI Laris Manis, INDS Anjlok Paling Parah