Suara.com - Anak muda dan masyarakat Papua Barat menyambut antusias rencana pemerintah membangun gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Menurut Koordinator Papua Muda Inspiratif (PMI) Provinsi Papua Barat Simon Tabuni, gedung PYCH di Manokwari akan menjadi wadah bagi anak muda untuk mengembangkan diri, minat dan bakat sehingga bisa ikut memajukan Tanah Papua.
PMI berterimakasih kepada Presiden Joko Widodo dan Kepala BIN Budi Gunawan, atas rencana pembangunan gedung PYCH tersebut.
Pembangunan gedung PYCH di Kab. Manokwari merupakan arahan, gagasan dan dukungan dari Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, dan Kepala BIN Jenderal Pol (Purn), Budi Gunawan, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN, Made Kartikajaya.
Gedung ini nantinya akan digunakan dan dimanfaatkan oleh PMI dalam menjalankan program kerjanya untuk membantu mempercepat kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua. PMI nantinya akan berkolaborasi, mengembangkan diri dan terus menjadi motor pengembangan SDM muda di Bumi Cendrawasih tersebut.
"Kami mewakili pemuda-pemudi yang ada di Manokwari, Papua Barat sangat berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan kepada Kepala BIN, Pak Budi Gunawan atas dukungan yang sangat luar biasa ini," kata Simon di Manokwari Barat, Kab. Manokwari.
Simon menyampaikan itu saat mendampingi Made Kartikajaya meninjau lahan yang rencananya akan dibangun gedung PYCH, di eks-Badiklat Kab Manokwari, Jl. Lembah Hijau, Wosi Dalam, Distik Manokwari Barat, Kab. Manokwari.
Simon menuturkan, gedung ini nantinya sebagai wadah yang nanti akan menjadi tempat untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi dari anak-anak muda di Papua Barat. Anak muda Papua bisa memanfaatkan fasilitasnya untuk sumber daya manusianya.
"Ketika anak muda bergerak dan berkontribusi lewat ide-ide kreatifnya, maka pembangunan akan berjalan," kata alumni program magister di University of London tersebut.
Baca Juga: Heboh Ongkos Ojek di Papua Bisa Tembus Rp1 Juta, Netizen: Ini Menandakan Orang Papua Kaya-kaya?
Made Kartikajaya dan pengurus PMI turut melakukan pertemuan Bupati Manokwari, Hermus Indou di sebuah cafe kawasan Pasir Putih, Kec. Manokwari Timur.
Hermus mengatakan, pihaknya mendukung penuh adanya pembangunan gedung PYCH di Kab. Manokwari. Menurutnya, keberadaan gedung imi bisa meningkatkan kualitas dan partisipasi pemuda dalam penyelenggaran pemerintahan, serta pembangunan di Indonesia, khususnya di Papua Barat.
Hermus mengungkapkan Pemda Manokwari akan menghibahkan tanah seluas 27.761 meter persegi atau 2,7761 hektar kepada BIN, untuk pembangunan gedung PYCH. Adapun lokasi tanahnya di eks-Badiklat Kab Manokwari, Jl. Lembah Hijau, Wosi Dalam, Distik Manokwari Barat, Manokwari.
Dia menjelaskan, saat ini lahan itu masih dalam proses administrasi pengsertifikatkan di BPN, lalu akan di hibahkan untuk dibangun gedung PYCH di Manokwari kepada BIN.
"Pada prinsipnya Pemda Manokwari sangat siap untuk menyukseskan program ini. Pemda Manokwari telah membebaskan dan akan menghibahkan segera tanah seluas 2,7 hektar. Kita berharap ini menjadi aset negara, dan dipergunakan untuk pembangunan Papua Youth Creative Hub di Manokwari," tegas Hermus usai pertemuan.
PMI Kembangkan Potensi Peternakan
PMI Papua Barat juga mendorong anak muda dan masyarakat untuk mengembangkan peluang dan potensi yang ada untuk peningkatan ekonomi, diantaranya peternakan babi. PMI memiliki sejumlah lokasi peternakan babi diantaranya di Kampung Susweni Baru, Distrik Manokwari Timur.
Anggota PMI Albert Burwos mengatakan, ternak babi di Manokwari memiliki peluang yang besar karena masyarakat membutuhkannya. Menurutnya, saat ini babi yang diternak berjumlah 35 ekor. Dengan dukungan PMI, pendampingan BIN, Polda, Pemda dan sejumlah pihak, Albert optimis pada tahun 2024 nanti, jumlah babi akan berkembang biak menjadi 1000 ekor.
"Kami punya misi untuk segera memenuhi kebutuhan babi, baik indukan, daging maupun anak-anak babi," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis