Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini berhasil dibuka menguat ke level 6.905 setelah pada perdagangan kemarin ditutup pada level 6.895.
Mengutip data RTI, Jumat (17/2/2023), IHSG dibuka naik 9,6 basis poin atau menguat 0,14 persen ke posisi 6.905.
Hingga pukul pukul 09.24 Wib laju IHSG terus merangkak naik hingga ke level di 6.911 atau telah mengalami penguatan sebesar 0,23 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat pada awal perdagangan indeks ini naik 4,3 basis poin atau melemah 0,45 persen menuju level 957.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 5 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp1,5 triliun dan volume transaksi mencapai 212 ribu kali.
Sebanyak 203 saham berhasil menguat, 191 saham bergerak melemah dan 244 saham bergerak stagnan.
Meski dibuka meyakinkan di zona hijau, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan perkembangan pergerakan IHSG masih terlihat betah berada dalam rentang konsolidasi wajar.
Menurutnya, pola sideways indeks masih dibayangi oleh potensi tekanan yang terlihat cukup besar.
"Terutama, pasca rilis data perekonomian, tingkat suku bunga yang menunjukkan ketiadaan perubahan. Hal itu katanya, tentunya memberikan sentimen tersendiri bagi IHSG," kata William dalam analisanya.
Baca Juga: Akhir Pekan IHSG Cenderung Meriang, Ini Daftar Saham yang Tetap Bikin Cuan
Hingga saat ini lanjut William belum terdapat arus capital inflow yang melaju signifikan ke dalam pasar modal Indonesia membuat pasar bergerak lebih konsolidatif.
William memprediksi indeks saham bakal bergerak di rentang support 6.803 dan resistance 6.988 Untuk saham pilihan, William merekomendasikan AALI, JSMR, ASII, BBRI, EXCL, TBIG, CTRA, dan LSIP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%