Suara.com - PT Bank INA Perdana Tbk (BINA) melakukan ekspansinya dengan membuka kantor cabang baru di Palu, Sulawesi Tengah. Di wilayah ini BINA mengincar 1.000 nasabah baru selama 6 bulan.
Direktur Utama PT Bank INA Perdana Tbk Daniel Budirahayu menjelaskan bahwa kehadiran Bank INA di Palu diharapkan dapat memperluas akses layanan dan memiliki dampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
“Di Palu, Bank INA siap untuk berkolaborasi dan sinergi dengan seluruh stakeholder yang ada guna bisa memperluas akses layanan keuangan," kata Daniel dikutip Kamis (16/2/2023).
Daniel menambahkan, dengan adanya sejumlah produk dan layanan yang dimiliki Bank INA saat ini, Bank INA bisa mendapatkan nasabah yang loyal.
"Harapannya, Perseroan bisa mendapatkan nasabah yang loyal untuk bertransaksi”. Tambah Daniel.
Diketahui pada tahun 2023 ini BINA bakal memasuki era produk dan layanan perbankan digital. Dalam waktu dekat, BINA akan memperkenalkan aplikasi Digital Banking yang ditujukan kepada segmen usaha mikro dan kecil. Aplikasi ini dapat memberikan kemudahan dalam pembukaan rekening tanpa harus tatap muka, dan transfer dana melalui BI Fast maupun kemudahan berbagai pembayaran menggunakan QRIS, serta memanfaatkan jaringan ekosistem Salim Group.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan
-
Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta
-
Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol
-
IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri
-
Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global