Suara.com - Mario Dandy Satriyo anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pelaku penganiayaan mengaku-ngaku sebagai lulusan SMA Taruna, Magelang. Padahal, dirinya hanya sebentar mengenyam di SMA Taruna.
Klaim lulusan SMA Taruna itu diungkapkan Mario dalam akun media sosial pribadinya, di mana dia menuliskan pernah masuk sekolah dan lulusan SMA Taruna pada 2019.
Klaim lulusan SMA Taruna itu langsung dibantah pihak SMA Taruna. Kepala Humas SMA Taruna Nusantara, Cecep Iskandar mengakui, Mario memang sempat bersekolah di SMA Taruna Nusantara, namun yang bersangkutan tidak menyelesaikan.
"Yang bersangkutan pernah bersekolah di sekolah kami sampai dengan kelas 11, tetapi kemudian pindah sekolah," ujar Cecep yang ditulis, Jumat (24/2/2023).
Kepindahan sekolah Mario Dandy tersebut tertuang dalam surat keterangan pindah sekolah No.Sket/566/VII/2021 tanggal 5 Juli 2021.
Bantahan klaim Mario juga disampaikan oleh Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (IKASTARA). Ketua Harian IKASTARA Hafif Assaf, memastikan bahwa Mario bukan lulusan dan bukan sebagai alumni Ikatan SMA Taruna Nusantara.
"Terkait dengan pemberitaan kasus hukum yang dalam beberapa hari ini muncul di media yang melibatkan Saudara Mario, dengan ini kami menyatakan bahwa Saudara Mario bukanlah Alumni SMA Taruna Nusantara dan tidak pernah menjadi anggota IKASTARA," kata dia.
Lebih jauh, Hafif menyebut, IKASTARA menghormati proses hukum yang dilakukan oleh Kepolisian terhadap Saudara Mario sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.
Baca Juga: Gaya Hidup Mewah Keluarga Pejabat Pajak Jadi Sorotan, Bos DJP Prihatin
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026: 16,83 juta Orang Diprediksi Serbu Jawa Timur
-
Daftar Harga Kurs Dolar Hari Ini di Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Timur Tengah Membara, Harga Minyak 'Terbang' Dekati Level Tertinggi 7 Bulan
-
Harga Emas Bisa Cetak Rekor Tertinggi, Analis Ungkap Faktor Penyebabnya
-
Emas Antam Tiba-tiba Anjlok Tajam, Tapi Masih Dibanderol Rp 3 Juta/Gram
-
Petani Terancam, Wacana Pembatasan Tar-Nikotin Dinilai Bisa Ganggu Serapan Hasil Panen
-
Cetak Laba Rp68,11 Miliar, Emiten CASH Fokus di Sistem Pembayaran Digital
-
Rupiah Masih Belum Punya Tenaga, Dolar AS Masih di Level Rp16.839
-
Produsen Mie Sedaap PHK Massal Jelang Lebaran 2026 Demi Hindari Bayar THR
-
IHSG Bangkit dari Koreksi, Kembali ke Level 8.300