Beberapa persyaratan yang dibutuhkan adalah:
• Mengisi formulir aplikasi.
• Fotokopi identitas diri (KTP, SIM, atau paspor).
• Fotokopi akta nikah (bagi yang sudah menikah).
• Fotokopi kartu keluarga (KK).
• Fotokopi buku tabungan beberapa bulan terakhir.
• Fotokopi laporan pendapatan atau gaji selama 3 bulan terakhir.
• Fotokopi NPWP.
Beberapa foto untuk mendukung pengajuan pinjaman tersebut. Paling tidak, kamu akan diminta untuk mengirimkan foto copy KTP, dan berkas pendukung lainnya. Agar kamu tidak mengalami penolakan maka penting bahwa kamu harus melengkapi seluruh berkas yang diminta.
Baca Juga: Info KUR BRI 2023: Cukup Klik Link Daftar di Sini, Bisa Langsung Cair ke Rekening Jika di ACC
Pastikan untuk memberikan data yang benar sehingga tidak ada kesalahan ketika data kamu di input.
4. Character
Prinsip ini dilihat dari segi kepribadian calon debitur. Hal ini bisa dilihat dari hasil wawancara antara customer service kepada calon debitur yang hendak mengajukan kredit, mengenai latar belakang, kebiasaan hidup, pola hidup calon debitur, dan lain-lain.
Inti dari prinsip character ini ialah menilai calon calon debitur apakah bisa dipercaya dalam menjalani kerja sama dengan perusahaan pembiayaan. lembaga multifinance biasanya memanfaatkan SLIK OJK untuk mengetahui karakter calon debitur. Semua riwayat orang yang pernah mengajukan kredit tersimpan dalam SLIK OJK ini.
Jadi, jika calon debitur pernah menunggak, jangan harap pengajuan kreditnya disetujui. Namun, bukan berarti kalau kamu baru pertama mengajukan kredit, lantas disetujui bank. Masih banyak pertimbangan lain yang akan menentukan.
5. Collateral
Prinsip ini perlu diperhatikan para calon debitur andaikan kamu tidak dapat memenuhi kewajibannya dalam membayar cicilan kredit. Apabila hal buruk ini pada akhirnya terjadi, sesuai dengan ketentuan yang ada, maka perusahaan pembiayaan akan menyita aset yang telah diagunkan sebagai jaminan.
Agunan ini bisa berupa tanah, bangunan, kendaraan bermotor, emas, ataupun deposito. Prinsipnya, nilai aset jaminan harus lebih tinggi dibandingkan nominal pinjaman. Kalau nantinya terjadi kredit macet, agunan akan dilelang bank untuk membayar sisa kreditmu. Perusahaan pembiayaan umumnya memiliki ketentuan standar pinjaman maksimum 80% dari nilai agunan.
6. Jangan abaikan credit scorsing
Skor kredit menjadi salah satu pertimbangan lembaga keuangan saat menyetujui pinjaman, termasuk perusahaan pembiayaan. Banyak variabel yang digunakan dalam hal ini, seperti: kelengkapan data diri, besaran penghasilan, usia pelamar, masa kerja, status perkawinan dan lain-lain.
Penting untuk memastikan bahwa aplikasi pinjaman dapat melewati skor kredit. Hal ini dapat dilakukan dengan memenuhi semua persyaratan yang diperlukan, termasuk melengkapi semua dokumen pendukung yang diperlukan.
Alasan pinjaman tidak disetujui
Seringkali, pemohon pinjaman tidak mengetahui alasan penolakan pinjaman yang telah kamu ajukan. Untuk itu kita akan membahas mengapa pinjaman kamu pada lembaga pembiayaan tidak disetujui. Namun, kamu harus tahu bahwa permintaan tersebut ditolak tanpa alasan apapun.
Setidaknya ada beberapa alasan mengapa perusahaan peminjaman menolak permohonan kamu, diantaranya:
1. Gagal verifikasi
Proses verifikasi yang disediakan adalah dengan mengisi data diri seperti KTP, nama lengkap, lokasi, tanggal lahir, nomor telepon, alamat rumah, dll. Mengisi data diri sangat mudah bukan? Namun seringkali konfirmasi gagal karena adanya persyaratan yang tidak terpenuhi.
Periksa ulang semua berkas yang kamu masukkan untuk memastikan tidak ada kesalahan. Pastikan pihak pemberi pinjaman bisa menghubungi nomor pribadi yang sudah masuk.
2. Kamu tidak memberikan data yang lengkap dan benar
Biasanya, perusahaan pembiayaan akan meminta kamu untuk mengisi formulir permohonan terkait dengan data diri. Selain itu, kamu juga harus memenuhi sejumlah berkas yang menjadi persyaratan. Kemudian perusahaan peminjam akan mengecek semua berkas dan memeriksa seluruh data, apakah kamu masuk debitur yang baik.
3. Nominal pinjaman terlalu tinggi
Alasan lain untuk menolak pinjaman kamu adalah nominal yang terlalu besar, melebih batas yang diberikan dari barang atau benda yang menjadi anggunan. Artinya pinjaman kamu melebihi harga dari anggunan yang kamu berikan.
Coba bandingkan jumlah pinjaman dengan aset dan pendapatan bulanan. Jika persentase pinjaman melebihi aset, maka risiko penolakan aplikasi kamu sangat tinggi. Artinya, biaya pinjaman yang kamu ajukan harus kamu kurangi.
4. Memiliki tagihan kredit yang lain
Setelah informasi pribadi diserahkan di atas kertas, pemberi pinjaman akan memverifikasinya dengan memeriksa laporan kredit. Penyedia layanan dapat mengetahui apakah kamu memiliki hutang atau tidak.
Sehingga hasil pengecekan dan pemeriksaan jika kamu masih tersangkut dengan pinjaman atau kredit lain, maka kemungkinan besar pengajuan pinjaman kamu akan ditolak. Hal ini dilakukan perusahaan agar terhindar dari kredit macet.
Berita Terkait
-
Kabar Gembira! KUR BRI 2023 Dibuka Mulai 6 Maret, Simak Syarat dan Ketentuannya
-
Terlilit Hutang? Begini Tips Agar Terbebas Dari Tunggakan Pinjol Beserta Caranya Menurut Aa Gym
-
Literasi Digital di Banyumas Ajak Warga Waspada Terhadap Pinjaman Online Ilegal
-
Dorong Inklusi Keuangan dengan Pinjaman Produktif untuk UMKM
-
Daftar 50 Aplikasi Pinjol Pinjaman Online yang Legal, Awas Jangan Ketipu App Tidak Resmi!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada