Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan menjelang akhir pekan ini dibuka menguat ke level 6.708.
Mengutip data RTI, Jumat (24/3/2023) IHSG berhasil dibuka naik 16,4 basis poin atau terapresiasi 0,25 persen hingga ke level 6.708.
Hingga pukul 09:30 Wib laju IHSG terus merangkak naik hingga ke posisi 6.748 atau telah mengalami penguatan sebesar 0,86 persen atau bertambah 57,2 basis poin
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat ke zona hijau, pada awal perdagangan indeks ini naik 2,1 basis poin atau terapresiasi 0,23 persen ke posisi 932.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 3,9 miliar lembar saham ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp2,7 triliun dan volume transaksi mencapai 319 ribu kali.
Sebanyak 292 saham berhasil menguat, 167 saham bergerak melemah dan 190 saham bergerak stagnan.
Sebelumnya CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG pada akhir pekan ini akan bergerak menguat.
"Kenaikan IHSG terlihat masih bersifat teknikal rebound, kenaikan masih mungkin dapat terjadi mengingat IHSG terlihat cukup kuat menjaga support level terdekatnya," kata William dalam analisanya dikutip Jumat (24/3/2023).
Namun, jika terjadi koreksi minor maka momentum masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat minat investor yang terlihat dari data capital inflow sepanjang 2023 masih cukup tinggi. Net buy investor asing mencapai Rp3,44 triliun sepanjang tahun berjalan.
Baca Juga: Harga Emas Antam Terbang Lagi, Kini Dibandrol Hampir Rp1,1 Juta/Gram
Sehingga menurut William, potensi kenaikan dalam pola gerak IHSG secara jangka panjang masih cukup besar.
"Hari ini IHSG berpotensi bergerak dalam rentang 6.598 - 6.732," katanya.
Untuk hari ini William merekomendasikan saham seperti BBNI, AKRA, ITMG, TLKM, BMRI, AALI, SMGR, ICBP.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim