Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai pemanggilan Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso Bukan oleh Satgas BLBI bukan terkait kasus di BUMN.
Dia menyebut, pemanggilan itu terkait persoalan lama dan pribadi saat menjabat Wakil Direktur Utama PT Perdanacipta Multifinance, perusahaan non BUMN.
Untuk diketahui, pemanggilan Hendi ini oleh Satgas BLBI berkaitan dengan penagihan dana BLBI senilai Rp 10,93 miliar.
"Itu kan proses individu, saya rasa bukan kasus BUMN," ujar Erick beberapa waktu lalu yang ditulis, Jumat (24/3/2023).
Namun demikian, Mantan Bos Klub Inter Milan ini tidak segan-segan mencopot Hendi dari posisi Direktur Utama, jika memang terbukti melakukan pelanggaran hukum.
"Tapi, kita harus buktikan dulu kalau memang yang bersangkutan terkena masalah hukum ya pasti kita ganti, tapi kan proses itu berlangsung dulu karena kita kan nggak tau detailnya," imbuh dia.
Untuk diketahui sebelumnya, informasi pemanggilan Hendri Prio oleh Satgas BLBI tertuang dalam pengumuman di salah satu koran nasional yang ditandatangani oleh Ketua Harian Satgas BLBI Rionald Silaban.
Dalam pengumuman itu, Hendri Prio direncanakan untuk menemui Satgas BLBI pada 20 Maret 2023 pukul 14.00-16.00 WIB di Kantor Satgas BLBI yang berlokasi di kawasan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Harga Emas Antam Terbang Lagi, Kini Dibandrol Hampir Rp1,1 Juta/Gram
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN