Suara.com - Standar air bersih dengan parameter fisik di antaranya jernih, tidak berbau, tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak mengandung zat berbahaya.
Hal itu menyeruak saat Santri Dukung Ganjar (SDG) mengadakan pelatihan pengelolaan air bersih bagi masyarakat dan anak didik di Pondok Pesantren (Ponpes) Asy Syura, Desa Galang, Kec. Sungai Pinyuh, Kab. Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar).
"Pelatihan sangat butuhkan oleh masyarakat di sini," kata Koordinator Daerah SDG Kab. Mempawah, Andi Arbaki ditulis Selasa (11/4/2023).
Andi mengatakan SDG juga memberikan bantuan berupa mesin dan tiga toren air kepada Ponpes Asy Syura.
Dia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi penunjang aktivitas belajar mengajar para santri dan warga disekitarnya.
"Ada penyerahan mesin air dan toren. Ini supaya bisa dimanfaatkan dengan baik," ucapnya.
Pengurus Ponpes Asy Syura, Ustaz Mas'ud mengapresiasi kegiatan yang telah diadakan oleh SDG Kalbar.
Menurutnya, mesin dan toren ini akan dimanfaatkan untuk mengelola air, di antaranya menampung air dari sumur dan air hujan.
"Dengan bantuan ini sangat membantu lembaga kami," imbuhnya.
Baca Juga: Prabowo Subianto Lebih Unggul dalam Survei Calon Presiden 2024: Simak Faktor Penyebabnya!
SDG turut mengadakan doa dan buka puasa bersama dengan santri dan masyarakat sekitar. Mereka mendoakan kebaikan bagi masyarakat Indonesia, serta agar Ganjar Pranowo menjadi Presiden 2024.
"Ponpes sangat mendukung sekali, karena Pak Ganjar juga tokoh bangsa yang sudah berpengalaman, jadi DPR, Gubernur dan sudah tidak diragukan lagi untuk memimpin bangsa dan negara ini," tutur Ustaz Mas'ud.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis
-
Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan
-
YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan
-
64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan
-
KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN
-
Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman