Suara.com - Dentsu Indonesia bersama Bank OCBC NISP menjadi Satu-satunya Pemenang dari Tanah Air di Ajang Spikes Asia 2023. Dengan kampanye CurrenShe yang didedikasikan untuk Perempuan Indonesia untuk terus berkontribusi membangun ekonomi bangsa.
Dalam hal ini, Dentsu Indonesia, perusahaan marketing memperoleh penghargaan bergengsi Spikes Asia 2023. Sejumlah penghargaan tersebut yakni 2 penghargaan Bronze untuk kategori Brand Experience & Activation dan Mobile Technology - AR.
Raihan ini menambah rekam jejak dentsu Indonesia serta Dentsu Creative Indonesia dalam menghasilkan karya terbaiknya untuk klien dan masyarakat luas dalam industri kreatif, khususnya lingkup pemasaran. Terlebih dalam mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional, karena dentsu Indonesia juga menjadi satu-satunya perusahaan pemasaran yang lolos dan memenangkan ajang Spikes Asia 2023.
Lebih detail, dentsu Indonesia tercatat lolos sebagai nominasi dengan total 6 kategori dengan 3 kampanye, 3 di antaranya menjadi satu-satunya finalis dari Indonesia dalam kategori Direct (Culture & Context), Social & Influencer dan Mobile Technology - AR. Selain itu, 3 kategori lain yang berhasil diperoleh masuk ke dalam Outdoor (Ambient & Experiential) serta Brand Experience & Activation.
"Kebanggaan dari Dentsu Creative Indonesia dan seluruh talenta terbaik kami di sini, menjadikan karya yang diakui di mata internasional. Inilah wujud dan usaha kami untuk selalu memacu seluruh pihak di dentsu Indonesia, dalam menciptakan kreativitas modern yang inovatif, membentuk budaya baru, dan mengubah masyarakat," ujarnya Andreas, Chief Creative Officer dentsu Indonesia yang dikutip, Selasa (18/4/2023).
Salah satu karya yang berhasil memenangkan penghargaan adalah kampanye CurrenShe oleh Bank OCBC NISP sebagai bagian dari program TAYTB Women Warriors. Kampanye ini berangkat dari data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, bahwa kontribusi UMKM terhadap Pendapatan Nasional Negara mencapai 61,1% pada tahun 2021.
Bahkan, sebagian besar UMKM (64,5% atau 37 juta) di Indonesia dikelola oleh perempuan sehingga peran womenpreneur dalam mendukung perekonomian Indonesia sangat signifikan. Lebih lanjut, survei dari Bank Indonesia membuktikan bahwa proporsi perempuan pada posisi strategis perusahaan terus bertumbuh, serta terdapat proyeksi tambahan PDB dunia sebesar USD 28 triliun apabila terdapat kesetaraan gender.
Dengan demikian, melalui inisiatif CurrenShe ini diharapkan dapat mengingatkan kembali bahwa Indonesia juga dibangun oleh para perempuan tangguh dan hebat. Selain itu, CurrenShe juga memiliki tujuan menularkan semangat guna mendukung perempuan agar dapat semakin berkontribusi terhadap perekonomian negara secara maksimal.
CurrenShe mendorong pentingnya representasi perempuan pada dunia bisnis dan ekonomi dengan menjadikan uang yang merupakan simbol ekonomi sebagai media. Kampanye ini memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) – di mana masyarakat dapat mengenal lebih dekat beberapa tokoh pahlawan perempuan Indonesia yang berperan besar dalam perjuangan kemerdekaan dan kesetaraan sejak zaman kolonial.
Baca Juga: Produk UMKM Rumah BUMN Pertamina Dijual di Department Store
"Kami percaya bahwa pendekatan komunikasi yang inovatif akan memberikan inspirasi bagi masyarakat luas. Sebuah kehormatan bagi kami dapat berkolaborasi dengan Denstu Indonesia dan bersama-sama turut memenangkan penghargaan prestisius di ajang internasional," Amir Widjaya, EVP, Head of Marketing & Lifestyle Business Bank OCBC NISP.
Sebagai informasi, Spikes Asia 2023 merupakan ajang penghargaan internasional di Asia untuk para pelaku industri kreatif dan pemasaran. Ajang ini juga menjadi salah satu penghargaan tertua yang terkoneksi dengan Cannes Lions untuk mengapresiasi para praktisi ternama di bidangnya dalam bidang pemasaran seperti media cetak, video, audio, desain, kampanye digital dan sejumlah medium lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal