“Dalam memenuhi kebutuhan Ramadan selama sebulan penuh, marketplace menjadi solusi yang dipilih oleh masyarakat. Di momen ini, marketplace berlomba-lomba untuk memberikan penawaran yang terbaik bagi para konsumen nya, dimana aspek inipun sejalan dengan dampak yang paling dirasakan oleh online seller terhadap bisnis mereka. Promo menarik, kampanye tematik, serta fitur interaktif yang dihadirkan oleh marketplace menciptakan potensi konsumen yang lebih besar bagi online seller dan akhirnya meningkatkan omzet penjualan mereka di bulan Ramadan ini,” ujar Andi Sukma, Country Service Line Group Leader, Observer, Customer Experience & Channel Performance, Ipsos Indonesia.
Riset yang sama juga mengungkapkan bahwa marketplace yang dinilai telah menjawab kebutuhan dan paling sering digunakan seller selama bulan Ramadan adalah Shopee (76%), kemudian Tokopedia (11%), TikTok Shop (8%), dan Lazada (2%).
Perubahan perilaku belanja yang bergerak terlihat, dari mulainya masyarakat memperhatikan fitur-fitur interaktif dan meningkatnya fungsi sebuah platform. Tersedianya fitur hiburan menarik membuat para pengguna lebih aktif dan kreatif, selain itu fitur-fitur ini juga menawarkan hiburan yang memperkuat engagement konsumen sehingga mendorong mereka untuk kembali berbelanja di platform tersebut.
Tersedianya fitur interaktif di platform e-commerce diawali oleh gamification yang berhasil menarik antusiasme pengguna. Ketertarikan ini juga semakin didorong oleh kesempatan mendapatkan hadiah serta penawaran tambahan saat memenangkan rangkaian permainan di platform e-commerce. Pada tahun 2022 perkembangan perilaku ini sudah terlihat.
Dilansir dari hasil riset “Karakteristik Perilaku Konsumen dan Preferensi dalam Berbelanja Online”, yang dirilis Snapcart dijabarkan segmentasi karakter perilaku belanja di Indonesia, dimana data menunjukkan ada tiga tipe perilaku konsumen. Konsumen yang menempati posisi teratas adalah tipe discount seekers (51%) atau konsumen pemburu diskon yang berbelanja didorong oleh berbagai tawaran promosi, need-based customers (25%) atau mereka yang cenderung berbelanja sesuai dengan kebutuhan, dan wandering customers (21%) yaitu para pengguna yang sangat gemar browsing dan mencoba sejumlah fitur interaktif yang ditawarkan oleh platform e-commerce.
Diskon masih menjadi magnet utama bagi konsumen Indonesia saat berbelanja, akan tetapi respons positif dari masyarakat akan sejumlah fitur hiburan yang dihadirkan oleh pemain e-commerce turut andil dalam meningkatkan popularitas sebuah platform belanja online. Menariknya, segmentasi karakter perilaku belanja tidak hanya berangkat dari perbedaan preferensi, prioritas kebutuhan hingga gaya hidup.
Fitur interaktif lainnya yang juga sudah diminati adalah fitur gamification dimana pada platform e-commerce 51% responden memilih Shopee Tanam sebagai game yang paling digemari. Tentunya jauh unggul dibandingkan Tokopedia Panen Telur (13%) dan Lazada Coin Tree (2%).
Melihat perkembangan yang cukup signifikan, diikuti dengan inovasi para pemain e-commerce yang terus hadir mengikuti kebutuhan pengguna, menjadi sangat menarik untuk diperhatikan. Agar dapat menjadi platform belanja online yang diandalkan, para pelaku e-commerce juga harus menciptakan ekosistem digital yang terintegrasi dengan baik, bagi pembeli maupun penjual.
Maka itu, selain menarik minat pelanggan, platform e-commerce turut beradu strategi untuk senantiasa menjadi perpanjangan tangan yang dapat meningkatkan peluang bagi penjual untuk memperluas pangsa pasar dan mengembangkan bisnis mereka.
Baca Juga: Tak Hanya Tokopedia, Shopee Juga Naikkan Biaya Layanan Top Up ShopeePay
Posisi Shopee sebagai jawara e-commerce Indonesia juga diperkuat oleh data dari SimilarWeb yang menunjukkan bahwa Shopee masih menduduki posisi pertama sebagai e-commerce dengan jumlah pengunjung tertinggi selama April 2023 dengan 165 juta pengunjung, jauh mengungguli Tokopedia yang meraih 109 juta pengunjung dan Lazada 82 juta pengunjung.
Temuan dari data.ai juga menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2022, Shopee tercatat sebagai platform belanja online nomor 1 di Indonesia dengan jumlah total unduhan terbanyak baik di Google Play atau Apple Store, dan menjadi platform belanja online nomor 1 dalam jumlah pengguna aktif bulanan terbanyak.
Sengitnya persaingan adu strategi para pemain e-commerce tanah air memang menjadi topik hangat yang selalu menarik untuk diikuti. Jika dinilai dari sejumlah hasil riset di atas, dapat disimpulkan bahwa Shopee masih unggul dibandingkan kompetitornya, baik dalam kelengkapan fitur dan promosi guna memberikan pengalaman berbelanja terbaik bagi pembeli maupun menjadi perpanjangan tangan penjual dalam memaksimalkan potensi bisnisnya.
Berita Terkait
-
Elektabilitas Ganjar Meroket, Sekjen PDIP: Dampak Persepsi Publik sebagai Suksesor Jokowi
-
4 Tips Belanja Online di Blibli
-
5 Keuntungan Belanja Online di Blibli Paling Menarik
-
Belanja Online di Blibli Paling Murah dan Hemat
-
Dapat Cuan dari Hobi Bikin Tutorial Makeup di Shopee Affiliate Program, Berikut Tips dari Tasya Farasya!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada