Suara.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulsel, Barat, dan Tenggara (Sulselbarta) mulai membidik kegiatan arisan ibu-ibu di Makassar yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Diduga, pemilik arisan mewah itu merupakan pengusaha kosmetik di Makassar.
"Kami memantau mereka. Apalagi ketika mereka online di salah satu media sehingga pemantauannya dari situ, mulai dari gaya hidupnya, gaya pamer hartanya semua. Termasuk jualan online dan itu transaksinya pasti kita pantau," ujar Plt. Kabid P2Humas Kanwil DJP Sulselbarta Alimuddin Lisaw yang dikutip, Senin (22/5/2023).
Menurut dia, banyak pengusaha yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana transaksi tidak taat pajak.
Maka itu Alimuddin meminta, pengusaha hingga Youtuber untuk melaporkan SPT dan pajak penghasilannya.
"Pajak terus memantau, tapi bukan hanya sekarang. Itu sudah menjadi kerjaan rutin kami dan sosial media adalah sumber informasi untuk lebih memantau mereka," imbuhnya.
Untuk diketahui, viral rekaman video yang menampilkan kumpulan ibu-ibu tengah mengadakan arisan di salah satu cafe, Makassar.
Salah satu ibu-ibu itu memegang kocokan arisan untuk mengeluarkan nama pemenang arisan tersebut.
Terlihat pula, ada tumpukan uang yang begitu banyak dan ditaksir bernilai Rp 2,5 milar.
"Arisan selama 25 bulan, setiap bulannya Rp 100 juta," ucap salah satu wanita dalam video tersebut.
Baca Juga: 5 Fakta Emak-emak Flexing Arisan Rp 2,5 Miliar, Ditjen Pajak Sat Set Bikin Panas
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?