Suara.com - Kampoeng Joglo, sebuah tempat wisata berupa perkampungan dengan enam rumah Joglo asli di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung-Banten resmi dibuka untuk umum pada 18 Mei 2023.
Rumah kreasi bagi seniman Indonesia Pasangan Andrew James dan Migi Rihasalay selaku pemilik Kampoeng Joglo berharap kehadiran Kampoeng Joglo bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat dan menjadi daya tarik pariwisata di Banten, khususnya KEK Tanjung Lesung.
"Akhirnya setelah perjuangan panjang selama enam tahun ini kita bisa menyelesaikan pembangunan Rumah Joglo Tanjung Lesung ini. Dimana, dalam kompleks ini ada 6 rumah joglo yang memang kita datangkan langsung dari Jawa yang diharapkan akan bisa jadi rumah kreasi bagi seniman di Indonesia kedepannya, “ kata Migi dalam grand opening di KEK Tanjung Lesung, Pandeglang- Banten ditulis Selasa (23/5/2023).
Sementara suami Migi, Andrew James yang merupakan warga negara Australia menyatakan kecintaannya pada budaya Indonesia khususnya budaya Jawa memang coba diwujudkan melalui Rumah Joglo yang dibuatnya ini.
"Ini adalah warisan budaya Indonesia khususnya Jawa yang memang harus kita lestarikan. Sehingga kedepan kita bisa memotivasi anak bangsa Indonesia agar bisa menjaga warisan budayanya, tahu asal usul budayanya dan memotivasi mereka untuk terus berkarya dan Rumah Joglo yang ada di tanah Sunda ini bisa dijadikan tempat berkumpul para seniman untuk mau berkreasi secara aktif kedepannya," terangnya.
Sementara itu Poernomo Siswoprasetijo Direktur Utama Tanjung Lesung selaku pengelola dan pengembang KEK Tanjung Lesung, menyampaikan ucapan selamat dan rasa senang atas dibukanya Kampoeng Joglo.
"Saya percaya, dibukanya Kampoeng Joglo akan makin banyak pengunjung yang datang ke Tanjung Lesung. Karena, Kampoeng Joglo ialah tempat wisata yang unik di mana menghadirkan nuansa rumah khas jawa dengan suasana pedesaan yang tenang dan damai. Sehingga, akan memberikan pengalaman wisata yang berbeda bagi para pengunjung. Apalagi, misinya, di tempat seluas 8.000m2 ini akan menjadi pusat kegiatan seni dan budaya untuk seniman menunjukan kreasinya. Tentu, akan berkontribusi positif sektor pariwisata di Banten," kata Poernomo.
Poernomo menambahkan bahwa pasangan Andrew James dan Migi Rihasalay ialah salah satu investor swasta yang telah berhasil merealisasikan proyeknya di Tanjung Lesung dan masih ada puluhan investor lain yang sekarang tengah merealisasikan proyeknya, apakah itu villa, homestay atau hotel.
Adapun hingga saat ini penanam modal di Tanjung Lesung telah berjumlah 22 dengan tujuh unit hotel dan villa yang sudah tersedia.
Baca Juga: Jababeka Hadirkan Transportasi Ramah Lingkungan di Cikarang Bersama BEAM Mobility
"Selain itu, kami juga melakukan persiapan dan penambahan daya tarik seiring Tol Serang-Panimbang Seksi III yang akan selesai pada 2024. Dari segi atraksi, kami menyediakan penerbangan joy flight bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan panorama Gunung Krakatau dan pulau-pulau cantik di sekitar Tanjung Lesung; paket jalan-jalan ke desa Baduy yang unik; paket susur sungai dengan kayak untuk melihat flora-fauna; eksplor kebun herbal; membuka restoran baru di kawasan Villa Ladda Bay Village – yang sudah beroperasi tinggal launching," ungkap pria yang juga menjabat sebagai CEO Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter ini.
Harapannya, pungkas Poernomo, upaya yang dilakukan berbuah manis pada tahun 2024 saat Tol Serang-Panimbang sudah beroperasi, yaitu Tanjung Lesung – salah satu proyek kota mandiri PT Jababeka Tbk – bisa menjadi salah satu tempat wisata unggulan di area Jabodetabek bagi wisatawan lokal maupun asing.
“Tanjung Lesung, mimpinya, ingin menjadi destinasi kelas internasional. Karena Tanjung Lesung dekat dengan atraksi kelas dunia, yaitu dekat dengan Gunung Krakatau dan taman nasional yang ada badak bercula satu yang sudah langka. Kalau dipromosikan dengan maksimal, maka semua orang bisa melihat (datang) keindahan-keindahan di Tanjung Lesung, termasuk Kampoeng Joglo ini. Tahun depan Tol Serang-Panimbang Seksi insya Allah selesai, moga-moga bisa (mencapai itu)," tambah S.D.
Darmono selaku founder dan chairman PT Jababeka Tbk, dalam sambutannya.
Poernomo pun menegaskan bahwa pihaknya siap bekerja sama mendukung segala hal diperlukan sekaligus berkomitmen menjaga keamanan untuk menjamin kenyamanan bagi para pengunjung yang datang ke Kampoeng Joglo.
Adapun dalam pembukaan Kampoeng Joglo dihadiri para tamu dari berbagai latar belakang, antara lain, Hyanto Wihadhi selaku Direktur PT Jababeka Tbk, Setiawan Mardjuki dari Manajeman Jababeka Hospitality, Alharmidi selaku Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Neneng Nuraeni selaku Kepala Dinas Pariwisata Kab Pandeglang sekaligus mewakili Bupati Pandeglang, Arief Yahya Menteri Pariwisata 2014-2019, Tinton Suprapto legenda motorsport Indonesia, dan Sigit Samsu ketua Indonesia Flying Club.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global
-
Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga
-
Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini
-
Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026
-
Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi
-
Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap
-
Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City