Suara.com - Kontribusi luar biasa yang diberikan oleh Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy dalam memimpin Bank DKI mengakselerasi pertumbuhan bisnis secara konsisten dan berbagai langkah inovasi kearah digitalisasi, diapresiasi dengan pemberian penghargaan sebagai Pemimpin Terbaik Industri Finansial tahun 2023 – Best Leader for Sustainability Acceleration Through Business Expansion and Implement Non-Cash Transactions, (Category: KBMI 2, BPD).
Seremoni penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy pada ajang Indonesia Financial Top Leader Awards 2023 yang diselenggarakan secara daring.
Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy mengucapkan terima kasih serta turut mendedikasikan penghargaan yang diraih kepada pemegang saham dan segenap pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini diraih atas sinergi dan kolaborasi dari pemegang saham, dukungan nasabah dan seluruh pekerja. Kepemimpinan yang kuat dan efektif memainkan peranan kunci dalam mendukung Visi Indonesia Emas 2045, bahwa leadership bukan hanya melibatkan pengambilan keputusan dan pengarahan, tetapi juga melibatkan kemampuan untuk memotivasi, menginspirasi, dan membimbing anggota tim menuju tujuan bersama yang diinginkan.” ujar Fidri ditulis Jumat (2/6/2023).
Pemilihan Indonesia Financial Top Leader 2023 dilakukan melalui riset tim peneliti Warta Ekonomi dengan menggunakan pendekatan desk research, media monitoring dan expert panels.
Beberapa indikator yang dinilai mencakup kinerja keuangan perusahaan yang terdiri atas pertumbuhan aset, pertumbuhan pendapatan dan pertumbuhan laba, serta faktor implementasi model keuangan yang fleksibel, seperti segmentasi pasar dan pengembangan produk, inovasi bisnis yang berfokus akselerasi digital, implementasi mitigasi risiko dan stakeholder engagement, serta aspek kewajiban sosial dengan memberdayakan masyarakat pada sektor bisnis mikro kecil dan menengah.
Pemimpin yang menerima penghargaan merupakan peraih nilai tertinggi pada masing-masing sektor dan kategori industri.
Lebih lanjut, Fidri menegaskan pentingnya mempersiapkan generasi tangguh sebagai legacy agar Bank DKI terus berkembang secara berkelanjutan.
”Dalam upaya pemastian kinerja Bank DKI yang berkualitas secara jangka panjang, Bank DKI telah mengoperasikan Learning Center Bank DKI sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia berkompeten, meluncurkan Command Center untuk maksimalisasi tata kelola IT, serta menambah jaringan kantor cabang baru di luar wilayah Jakarta, yaitu Semarang, Lampung, dan Sidoarjo.” imbuh Fidri.
Baca Juga: Perkuat Transformasi Sumber Daya Manusia, Bank DKI Resmikan Learning Center
Dibawah kepemimpinannya Bank DKI mampu meraih predikat sebagai 20 Bank Terbaik dan satu-satunya BPD di Indonesia yang masuk dalam jajaran World's Best Banks atau Bank Terbaik di Dunia Tahun 2022 versi majalah Forbes.
Ketua Kamar Dagang Industri Indonesia (Kadin), Arsjad Rasjid yang turut hadir sebagai keynote speaker, dalam kesempatan yang sama mengapresiasi seluruh pemenang dari industri keuangan yang berhasil melakukan akselerasi digital pada layanan keuangan di Indonesia.
“Pada era industri 5.0 akselerasi digitalisasi adalah kunci pertumbuhan dan daya saing industri keuangan,” imbuhnya.
Buah dari tangan dingin kepemimpinan Fidri Arnaldy dalam menghadapi kondisi ekonomi yang penuh tantangan terlihat jelas dari kinerja keuangan yang dibukukan Perseroan.
Bank DKI menutup tahun 2022 dengan mencatat laba bersih tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Perseroan sebesar Rp939,11 miliar atau tumbuh 29,11%. Total aset tumbuh menjadi sebesar Rp78,88 triliun, yang didukung oleh pertumbuhan Kredit sebesar 23,53% dan pertumbuhan DPK sebesar 12,82% pada Desember 2022
Berlanjut pada Kuartal I 2023, kinerja gemilang terus ditorehkan dengan mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 17,77% menjadi Rp233,20 miliar pada Maret 2023 dibanding Rp198,01 miliar di Maret 2022.
Kredit Bank DKI juga mengalami peningkatan sebesar 24,68% menjadi Rp48,37 triliun pada Maret 2023, dari Rp38,80 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya, sedangkan kinerja dana pihak ketiga (DPK) pun tumbuh 16,27% menjadi Rp67,13 triliun pada Maret 2023 dari Rp57,74 triliun di Maret 2022.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru