Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir kembali mengajukan penyertaan modal negara (PMN) untuk sejumlah BUMN pada tahun 2024. Setidaknya, ada 10 BUMN yang akan mendapatkan PMN untuk tambahan investasi dan operasional dengan total sebesar Rp 57,9 triliun.
Dia menjelaskan, PMN ini lebih banyak digunakan untuk proyek-proyek yang digunakan masyarakat banyak. Sedangkan, sisanya untuk digunakan sebagai restruktirisasi keuangan dan investasi lainnya.
"Kami mengajukan PMN untuk tahun 2024 yang sebenarnya kami meminta untuk tambahan PMN di tahun ini. Namun, Kementerian Keuangan mengakumulasinya di PMN tahun 2024," ujar Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta yang dikutip, Selasa (6/6/2023).
Secara rinci, Dia memaparkan, BUMN yang mendapatkan PMN diantaranya PT PLN (Persero) Rp 10 triliun, PT Hutama Karya Rp 10 triliun, Pelni mendapatkan alokasi Rp 4 triliun, dan INKA alokasi Rp 3 triliun.
Kemudian, IFG Rp 3 triliun, Rekin Rp 2 triliun, dan ID Food sebesar Rp 1,9 triliun.
Menurut Erick, presiden sudah menyetujui tambahan PMN 2023 ini dan akan ditambahkan ke anggaran PMN 2024.
Sementara, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan, PMN tambahan 2023 ini diharap bisa cari pada Januari tahun 2024. Tambahan PMN ini khususnya untuk Wijaya Karya (WIKA) dan Waskita Karya.
Terkai dengan restrukturisasi WIKA dan Waskita, pria yang akrab disapa Tiko memastikan, perseroan kekinian tengah menghadapi fase standstill dan melakukan renegosiasi kepada kreditur dan pemegang obligasi.
"Kami mengajukan PMN ini untuk menyelesaikan beberapa ruas tol Waskita melalui HK. Jadi, ada ada ruas tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) dan Kayu Agung Palembang Betung (Kapal Betung) yang kita rencanakan saat ini untuk disuntik PMN melalui HK. Tidak menutup kemungkinan, kita akan ada penambahan apabila kebutuhan restrukturisasi meningkat," pungkas Tiko.
Baca Juga: BUMN Serahkan Rencana Indonesia Impor 12 Rangkaian KRL Bekas ke Menko Luhut
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok