Suara.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, mengumumkan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia menargetkan 1.000 penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk program studi dokter spesialis pada tahun 2024.
Pemberian beasiswa ini merupakan salah satu program dalam Prioritas Nasional 3 (PN 3) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM).
"Secara khusus, kami ingin memberikan beasiswa kepada 1.000 orang yang sedang menempuh program dokter spesialis, serta mengembangkan potensi ekonomi di desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan target 2.000 desa," kata Suahasil pada Senin (12/6/2023) ini.
Kemenkeu menjalin kerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mewujudkan PN 3.
Selain pemberian beasiswa LPDP, PN 3 juga mencakup fasilitas pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dengan target 2,2 juta usaha mikro, serta pengembangan ekonomi di pedesaan melalui BUMDes dengan target 2.000 desa.
Ada beberapa PN yang secara langsung diberikan mandat kepada Kemenkeu, yaitu PN 1, 2, 3, 5, 6, dan 7.
PN 1 bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi dengan mendorong pertumbuhan yang berkualitas dan adil melalui 14 proyek. PN 2 bertujuan untuk mengembangkan wilayah dengan mengurangi kesenjangan dan memastikan pemerataan melalui 4 proyek. PN 3 bertujuan untuk mengembangkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing melalui 5 proyek.
PN 5 bertujuan untuk memperkuat infrastruktur guna mendukung pengembangan ekonomi dan layanan dasar melalui 5 proyek. PN 6 bertujuan untuk membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana, dan menghadapi perubahan iklim melalui 2 proyek.
"PN 6 mencakup pembangunan lingkungan hidup, peningkatan ketahanan bencana, serta kebijakan pengelolaan dana bencana untuk Indonesia dalam menghadapi bencana alam, dengan dua proyek seperti pinjaman dana bergulir lingkungan hidup untuk 2.500 debitur," ujar Suahasil.
Baca Juga: Dibuka pada 9 Juni, Inilah Beberapa Persyaratan Beasiswa LPDP Tahap 2
PN 7 bertujuan untuk memperkuat stabilitas pertahanan dan keamanan nasional serta transformasi pelayanan publik melalui 2 proyek.
Penyaluran beasiswa LPDP termasuk salah satu dari 553 kegiatan dalam program Dukungan Manajemen Kemenkeu TA 2024.
Dalam perencanaannya, Kemenkeu telah mengajukan pagu indikatif program Dukungan Manajemen sebesar Rp45,49 triliun kepada Komisi XI DPR RI.
Berita Terkait
-
Berikut Daftar Perguruan Tinggi di Dalam Negeri yang Menjadi Tujuan Beasiswa LPDP, Sudah Mulai Dibuka
-
Gokil! Dapat Beasiswa Sekaligus Pelatihan, Buruan Daftar BCA Finance, Per Semester Dapat Rp3,5 Juta
-
Mau Kuliah Gratis di Telkom University, Segera Daftar Beasiswa IDCloudHost 2023
-
Mau Dapat Beasiswa Sekaligus Jaminan Kerja? Yuk Ikutan Beasiswa Jayaobayashi, Ada Uang Saku Rp2 Juta
-
Jadwal Pendaftaran LPDP 2023 Tahap 2 Mulai Minggu Ini
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026