Suara.com - Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari Selasa (13/6/2023) tampak sial, pasalnya dua indikator ekonomi tersebut menunjukan tren pelemahan.
Rupiah misalnya, berada di level Rp14.875 per dolar AS melemah 12 poin atau 0,08 persen dari perdagangan sebelumnya.
Sementara mata uang di kawasan Asia lainnya bergerak bervariasi. Yen Jepang menguat 0,05 persen, baht Thailand melemah 0,01 persen, peso Filipina melemah 0,09 persen, won Korea Selatan menguat 0,31 persen, dan yuan China melemah 0,28 persen.
Sedangkan dolar Singapura menguat 0,03 persen dan dolar Hong Kong terpantau stagnan pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Sementara IHSG, pada awal perdagangan tampak percaya diri. Pasalnya, dibuka naik ke level 6.744 sebelum akhirnya ambles ke level 6.697 pada menit 9.40 Wib atau ambles 17,5 poin dengan pelemahan mencapai 0,26 persen.
Pada level tersebut IHSG sudah diperdagangkan sebanyak 5,9 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp2,2 triliun. Sebanyak 215 saham terpantau menguat, 251 saham merah dan 207 saham stagnan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026
-
Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?