Suara.com - Emiten rokok PT Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam Tbk (GGRM) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1.200 per lembar saham kepada pemodal yang tercantum dalam Daftar Pemegang Saham(DPS) penutupan perdagangan bursa tanggal 11 Juli 2023.
Pembagian dividen ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Mengutip hasil RUPST GGRM pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (27/6/2023) perseroan akan mengirim dividen tunai dengan total nilai Rp2,308 triliun ke Rekening Dana Nasabah(RDN) pada tanggal 18 Juli 2023.
Dengan demikian rasio pembayaran dividen mencapai 83,05 persen dari laba tahun buku 2022 yang terbilang Rp2,779 triliun.
Meski demikian besaran pembagian dividen tahun buku 2022 ini turun 46,5 persen dibanding total pembayaran dividen tahun buku 2021 yang mencapai Rp4,32 triliun.
Mengacu komposisi pemegan saham GGRM, maka PT Suryaduta Investama akan menerima Rp1,599 triliun atau 69,29 persen dari total dividen tunai.
Sedangkan PT Suryamitra Kusuma akan menampung Rp144,53 miliar atau 6,26 persen dari total dividen.
Adapun, investor publik akan memperebutkan 24,45 persen dari total nilai dividen tunai tersebut.
Baca Juga: IHSG Ditutup Perkasa Saat Mayoritas Bursa Asia Alami Pelemahan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026