Suara.com - Sejumlah stadion Tanah Air kini sedang ramai diperbincangkan publik usai FIFA memilih Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 pada akhir tahun ini.
Yang paling ramai adalah soal Jakarta Internatonal Stadium (JIS) yang dikabarkan dipilih menjadi salah satu venue pertandingan turnamen tersebut untuk menggantikan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
SUGBK sendiri tidak bisa dipakai karena stadion termegah Indonesia sudah dibooking untuk konser Coldplay yang memang waktunya bersamaan.
Lantas seberapa megahkah SUBGK ini?
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, merupakan salah satu bangunan ikonik kebanggaan Bangsa Indonesia yang menjadi saksi perhelatan sejumlah ajang olahraga bergengsi kelas dunia. Kandang timnas sepak bola Indonesia yang dinobatkan sebagai Stadion Terfavorit oleh Asian Football Confederation (AFC) dalam voting bertajuk Stadion Termegah di Asia Tenggara pada 2020 ini, juga menjadi lokasi konser musik favorit para musisi internasional.
Terbaru, SUGBK sukses menggelar FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan tim juara Piala Dunia 2022, Argentina, pada Senin (19/6/2023). Dalam pertandingan tersebut, tidak hanya penampilan apik Garuda Muda yang mendapat apresiasi dari banyak kalangan, SUGBK dengan fasilitas bertaraf internasional yang dimiliki juga menuai pujian dari Manajer Timnas Argentina, Daniel Cabrera yang menyebutnya perfecto atau sempurna.
Selanjutnya, SUGBK akan menjadi lokasi konser musik Coldplay pada 15 November 2023. Grup band asal Inggris bergenre alternative rock itu bukanlah musisi pertama yang tampil di SUGBK. Sederet nama musisi beken tercatat juga pernah menyapa para penggemarnya dan merasakan atmosfer pertunjukkan di SUGBK, seperti Raisa dan BlackPink (2023), Metallica (2019), Deep Purple (1975) dan Mick Jagger (1988).
SUGBK yang masih berdiri kokoh hingga saat ini merupakan mahakarya yang dibangun dengan menggunakan Semen Gresik. Produk dari SIG ini telah terbukti kualitas dan ketangguhannya di bidang konstruksi. Tak hanya itu SIG juga turut berpartisipasi dalam revitalisasi kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno jelang perhelatan Asian Games 2018 dengan mengaplikasikan produk ThruCrete yang mampu meresapkan air ke dalam tanah pada jalur pejalan kaki dan lintasan jogging.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, SIG bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia dan berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam menyukseskan program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah melalui solusi produk yang berkualitas dan ramah lingkungan.
Baca Juga: Ramai Polemik JIS, Simak 5 Stadion Sepak Bola Termegah di Dunia Berikut Ini!
Pembangunan SUGBK dimulai pada 8 Februari 1960, menyusul terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 1962. SUGBK memiliki desain memukau dengan atap melingkar atau temu gelang. Atap SUGBK juga tidak memakai penyangga di tengah. Penyangga atap seluruhnya berada di tepi mengelilingi bangunan stadion.
Arsitektur konstruksi yang istimewa tersebut menunjukkan kecanggihan SUGBK pada masanya. SUGBK diresmikan pada 24 Agustus 1962 bertepatan dengan pembukaan Asian Games 1962.
"Sebagai perusahaan BUMN di bidang bahan bangunan, SIG terus berinovasi menghadirkan solusi produk dan jasa untuk mendukung pembangunan dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan, guna menciptakan kehidupan yang semakin baik bagi generasi saat ini dan generasi yang akan datang," ujar Vita Mahreyni dikutip Rabu (5/7/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun