Suara.com - Untuk mengoptimalkan potensi di ekosistem pendidikan, Bank Mandiri berkomitmen mendorong pertumbuhan bisnis yang inklusif dan berkelanjutan dengan. Untuk tujuan tersebut, Bank Mandiri bekerja sama dengan Ruang Guru guna memberikan solusi keuangan bagi pengguna platform edukasi ini.
Kerja sama tersebut diwujudkan dalam penandatanganan kesepakatan yang dilakukan di Jakarta, Selasa (18/7/2023). Kerja sama tersebut meliputi pemberian solusi payroll untuk pegawai dan pengajar Ruang Guru yang terafiliasi, lengkap dengan layanan edukasi finansial melalui channel Ruang Kerja.
Kolaborasi ini juga termasuk digitalisasi pembukaan rekening untuk seluruh user aktif di seluruh channel platform tersebut, mulai dari Skill Academy, Ruang Kerja, hingga Robo Guru.
“Pengguna platform Ruang Guru dapat menjadi nasabah Bank Mandiri secara mudah melalui klik link ataupun mengunduh Livin’ by Mandiri untuk melakukan pembukaan rekening sesuai kebutuhannya. Contohnya, para pegawai bisa membuka rekening penggajian dan para siswa dapat membuka rekening untuk menabung,” ungkap Evi Dempowati, Senior Vice President Retail Deposit Products and Solution Bank Mandiri, Jakarta, Selasa (18/7/2023).
Melalui kerja sama ini, Bank Mandiri berharap dapat mendukung bisnis Ruang Guru untuk membangun lifelong learning bagi masyarakat Indonesia, terutama pelajar maupun pegawai melalui high quality content secara digital. Apalagi kebutuhan edukasi finansial merupakan faktor penunjang penting bagi komunitas edutech.
“Dengan adanya program kerjasama ini, para pegawai dan pelajar tidak hanya memanfaatkan berbagai fasilitas Ruang Guru untuk meningkatkan kapabilitasnya, namun secara bersamaan juga dapat dengan mudah meningkatkan literasi keuangan bahkan mengakses langsung produk keuangan seperti tabungan online sesuai dengan kebutuhan mereka,” imbuh Evi.
Melalui kolaborasi ini, Bank Mandiri berharap dapat memberikan layanan keuangan yang lebih luas bagi komunitas edutech, dengan menargetkan lebih dari 7.000 rekening baru yang akan terbentuk dan mendukung peningkatan pemahaman literasi keuangan bagi masyarakat Indonesia.
Berita Terkait
-
Bank Mandiri Taspen Berikan Perlindungan Ekstra Bagi Pengguna Movin
-
53 Juta Siswa Hanya Didampingi 3,4 Juta Guru, Transformasi Pendidikan Jadi Sorotan
-
Mandiri Sahabatku Lahirkan Wirausaha Potensial dari Pekerja Migran Indonesia
-
Gerak Cepat, Bank Mandiri Salurkan Bansos PKH dan Program Sembako Rp 7,70 Triliun
-
Bank Mandiri Boyong 10 Penghargaan dari FinanceAsia
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati