/
Kamis, 13 Juli 2023 | 10:00 WIB
Ilustrasi anak sekolah (pixabay.com)

Guru dan sumber daya pendidikan perlu ditingkatkan kapasitasnya melalui transformasi organisasi pendidikan. Ini termasuk proses mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana dimandatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945.

“Dengan kapasitas sumber daya pendidikan yang mumpuni, proses pembentukan peserta didik menjadi manusia yang berkualitas menjadi semakin terbuka,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Kamis (13/7/2023).

Diskusi tersebut digelar Pusat Asesmen Pendidikan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek).

Lestari mengatakan masih banyak pekerjaan rumah dalam membangun ekosistem pendidikan nasional menjadi lebih baik. Sebagai misal, kondisi saat ini tercatat sekitar 53 juta siswa di Indonesia yang hanya didampingi 3,4 juta guru.

Selain itu, Rerie, sapaan akrab Lestari, mengungkapkan salah satu temuan OECD setelah survei PISA (Programme for International Student Assessment) 2018, ada tiga masalah besar yang dihadapi siswa di Indonesia.

Pertama persentasi siswa berprestasi rendah, persentasi siswa mengulang sangat tinggi dan tingginya persentasi ketidakhadiran di sekolah.

Menurut Rerie, penerapan konsep Merdeka Belajar harus terus diupayakan secara menyeluruh di Tanah Air untuk menuntaskan sejumlah pekerjaan rumah tersebut.

Karena Merdeka Belajar, ujar anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, adalah konsep yang memberikan kesempatan bagi para peserta didik untuk berproses membentuk jati dirinya berdasarkan lima disiplin.

Yakni sistem berpikir, penguasaan diri, model mental, pembelajaran kelompok dan berbagi visi sebagaimana ditemukan oleh Peter Senge (1992) dalam membentuk seseorang menjadi pembelajar dan komunitas sebagai organisasi pembelajar.

Baca Juga: Diungkap Pengamat Jika Anies Tunjuk Gatot Nurmantyo Jadi Cawapres, Bisa Munculkan Sinyal Bahaya

Dengan menerapkan konsep tersebut, Rerie berpendapat, ruang untuk mewujudkan generasi penerus yang lebih mumpuni semakin terbuka.

Rerie menegaskan, kemampuan untuk melakukan inovasi merupakan variabel penting bagi keberlangsungan organisasi pendidikan dalam menghasilkan anak-anak yang unggul untuk memenangi setiap persaingan.

Pada kesempatan itu, Rerie juga berpesan agar para guru dan pemangku kebijakan di sektor pendidikan harus bisa mengambil hikmah dari pengalaman berharga di masa pandemi, yang membutuhkan kemampuan sebagai pembelajar untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi.

Load More