Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini Rabu (26/7/2023) diperkirakan akan melanjutkan tren penguatan, meski demikian gerak IHSG sangat terbatas.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga di level 5,75 persen menjadi sentimen positif pasar.
"Namun, arah gerak IHSG kini masih datar dengan potensi penguatan terbatas," kata William dalam analisanya.
Sementara itu sentimen lain akan berasal dari laporan kinerja emiten sepanjang semester satu dan musim pembagian dividen merupakan faktor-faktor yang dapat memberikan pengaruh terhadap pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.
Ia memperkirakan indeks saham akan bergerak dalam rentang support 6.821 dan resistance 6.954. Untuk saham pilihan, William merekomendasikan AALI, SMGR, BBRI, BMRI, JSMR, TBIG, dan AKRA.
Sebelumnya pada penutupan perdagangan kemarin (25/7/2023) indeks saham berhasil ditutup menguat ke level 6.917. Indeks saham betah dalam zona hijau sepanjang perdagangan hari ini.
Mengutip data RTI, IHSG ditutup naik 0,27 persen atau bertambah 18,3 basis point ke level 6.917.
IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 6.897 hingga batas atas pada level 6.944 setelah dibuka pada level 6.899.
Sepanjang kamarin investor melakukan transaksi sebanyak 17,5 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp9,5 triliun dengan frekuensi sebanyak 1,4 juta kali.
Baca Juga: Saham BYAN Ngacir Terus, Tembus Rp20.800 Per Lembar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026