Suara.com - Elon Musk telah mengubah nama dan logo Twitter menjadi X. Pihaknya akan menjadikan X akan menjadi platform Super App yang tidak hanya untuk sebagai Media Sosial saja.
Seperti dilansir dari CNBC, Elon Musk ingin Twitter bisa melayani kebutuhan finansial, seperti WeChat di China.
"Dalam beberapa bulan ke depan kami akan menambahkan fitur komunikasi dan kemampuan untuk 'Financial World'," ujarnya yang dikutip, Senin (31/7/2023).
Sementara, CEO Twitter yang baru Linda Yaccarino menyebutkan X ke depan akan menjadi platform tanpa batas layanan di Audio, Video, dan pesan. Nantinya, C juga bisa melayani pembayaran atau perbankan, serta menciptakan pasar untuk ide, barang, layanan dan peluang-peluang baru.
Elon Musk diketahui terinsipirasi fitur-fitur yang akan ditampilkan di X dari WeChat. WeChat memiliki banyak fitur yang lengkap, mulai dari media sosial, pembayaran, pemesanan hotel, pesan instan sampai memesan taksi hanya dalam satu genggaman.
Kekinian, WeChat memiliki 1,3 miliar pengguna. WeChat sebenarnya merupakan aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp, namun Tencent tidak puas, sehingga dikembangkan menjadi super apps.
Banyak aplikasi-aplikasi yang kekinian berubah menjadi super apps, seperti Grab yang mulai mengembangkan layanannya ke pengiriman makanan dan pembayaran. Kemudian, di Korea Selatan juga ada Kakao yang menjadi super apps.
Elon Musk menyebut, orang-orang di China sangar terbantu dengan adanya WeChat untuk kehidupan sehari-hari.
"Saya pikir (kami) bisa mencapai hal (kesuksesan) itu dengan Twitter," kata dia dia.
Baca Juga: Tesla Pilih Investasi di Malaysia, Luhut Akan Temui Elon Musk Minggu Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi