Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan komentarnya terkait pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pertemuan dengannya.
Atas pertemuan tersebut, belum lama ini, Jokowi menegaskan bahwa tidak ada pembahasan politik antara dirinya dengan Sandiaga Uno. Pada kesempatan itu, mereka hanya membahas masalah pengembangan pariwisata, sesuai dengan kapasitas Sandi sebagai Menparekraf.
Atas pernyataan Jokowi tersebut, wartawan pun meminta komentar Sandiaga.
Dia menekankan bahwa dirinya memiliki dua rules atau pegangan dalam menjakankan perannya sebagai anak buah presiden.
Pertama, pimpinan itu selalu benar. Kedua, jika ternyata sang pimpinan belum tepat, maka sebaiknya kembali ke aturan pertama.
"Jadi apa yang disampaikan Pak Jokowi itu, menjadi pegangan," tuturnya ditulis Kamis (3/8/2023).
Sandiaga saat ini telah dinyatakan sebagai Calon Wakil Presiden dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Meski demikian, Sandiaga belum mendapatkan kepastian terkait pasangan Calon Presiden yang akan meminangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS