2. Ajukan Monetisasi (monetize)
Setelah 3 syarat utama eligible sudah terpenuhi, maka pemilik akun telah bisa mengajukan diri untuk menjadi monetize. Proses ataupun waktu yang dibutuhkan berbeda-beda. Jadi Anda harus bersabar untuk bisa menjadi monetize.
Gaji dari Twitter (Akun Centang Biru)
Penghasilan ataupun gaji bagi akun yang sudah centang biru X Twitter berasal dari dua sumber, antara lain yaitu Ads Revenue Sharing dan juga pelanggan khusus (jika memilikinya).
Oleh sebab itu, gaji yang akan didapatkan pastinya berbeda-beda. Namun di dalam postingan yang @afrkml sertakan, terdapat salah satu akun yang penghasilannya bahkan mencapai USD15.000 atau setara dengan Rp 228.000.000.
Sebagai informasi tambahan, gaji untuk akun centang biru x Twitter tidak diberikan kepada pengguna yang membagikan konten dewasa, SARA, ataupun hal-hal negatif lainnya. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda menggunakan Twitter untuk membagikan konten-konten yang bermanfaat dan edukatif agar bisa menghasilkan pendapatan.
Itulah tadi ulasan tentang cara dapat gaji dari Twitter. Semoga bermanfaat ya!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Buat Cuitan 'Blackpink' di Twitter, Netizen Kegirangan: Mau Diundang ke Solo?
Berita Terkait
-
Gibran Rakabuming Raka Buat Cuitan 'Blackpink' di Twitter, Netizen Kegirangan: Mau Diundang ke Solo?
-
Pria Ini Dibuat Nyesek Sama Tukang Laundry, Bajunya Dikira Jamuran Padahal
-
Di Balik Kebiasaan Bertanya di Akun Base Twitter, Hilangnya Kepercayaan Diri?
-
Kamu Wajib Tahu! 20 Singkatan dalam Bermain Twitter, Jangan Sampai Salah
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026