Suara.com - Dalam sebuah upaya untuk membantu meringankan beban masyarakat di tengah merangkak naiknya harga sembako, UMKM Sahabat Sandi Uno Jakarta Timur berkolaborasi dengan Pemuda Perindo menggelar bazar sembako murah di Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.
Harga sembako yang cenderung naik sendiri merupakan tantangan yang umum dan sering dihadapi oleh masyarakat. Dalam upaya mengatasi hal ini, program bantuan sembako murah hadir sebagai respons konkret.
"Sore hari ini kita UMKM Sahabat Sandi Uno berkolaborasi dengan Pemuda Perindo menggelar bazar sembako murah. Alhamdulillah antusias luar biasa sambutan dari masyarakat disini mengenai program yang kita lakukan dan berikan sore hari ini," ungkap Faizal Fiqri Ketua UMKM Sahabat Sandi Uno Jakarta, ditulis Senin (21/8/2023).
Acara ini telah diadakan di Pulo Gebang berdasarkan analisis data yang akurat dan tepat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa program ini tepat sasaran dan memberikan manfaat yang signifikan.
"Hari ini kita mengadakan di Pulo Gebang berdasarkan dari data yang kita miliki, dimana kita mau memberikan program ini tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Memang betul banyak sekali masyarakat yang layak menerima program paket sembako murah ini," kata Faizal.
Program ini diharapkan dapat memberikan bantuan yang signifikan kepada masyarakat, terutama di tengah kenaikan harga sembako. Sembako yang ditawarkan cukup ringan di kantong masyarakat, yang biasanya dihargai sekitar Rp 45 ribu, dalam bazar ini ditawarkan hanya dengan harga Rp 10 ribu.
"Kita berharap dengan adanya program ini masyarakat bisa dapat terbantu, meringani bebannya. Adanya program ini kami berharap dapat hadir tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat manfaat kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Pulo Gebang ini," kata Faizal.
Sri Widayanti, salah satu pembeli mengungkapkan bazar sembako sangat amat membantu masyarakat disekitar Pulo Gebang. Harga yang ramah dikantong membuat Sri menginginkan kembali program tersebut.
Sri juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Sandiaga Uno yang telah menciptakan program Bazar Sembako Murah.
Baca Juga: Luhut Digantikan Sandiaga Uno, Ini Alasan Jokowi Tunjuk Menteri Pengganti saat Lawatan ke Afrika
"Bagus sekali buat meringankan, sembako sekarang lagi mahal seperti saya ini sangat meringankan, sekarangkan apa-apa mahal sulit aja gitu, ada sembako murah gini sering-sering disini," kata Sri.
"Buat Pak Sandiaga Uno terima kasih banyak sudah mengadakan bazar sembako murah disini semoga sukses selalu buat Pak Sandiaga Uno," tutup Sri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya