Suara.com - Megaproyek Food Estate atau lumbung pangan yang dibangun di era Presiden Joko Widodo atau Jokowi banyak menuai kritik. Padahal daftar lokasi atau titik program food estate rencananya bakal dibangun di lima kabupaten dan saat ini masih dalam proses. Kritik soal program food estate sebagai kejahatan lingkungan salah satunya datang dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.
Hasto yang bergabung dengan partai pengusung Jokowi itu justru memiliki sikap yang kontra pada pemerintah. Dirinya mengatakan proyek food estate tersebut hanya berimbas pada penebangan hutan namun tidak mendapatkan dampak yang signifikan. Hasto juga menduga ada dana hasil kejahatan lingkungan yang mengalir ke kantong partai politik.
5 Daftar Lokasi Program Food Estate
Program food estate akan dibangun di lima titik di seluruh Indonesia. Berikut daftar lokasinya.
1. Sumatera Utara
Proyek food estate di Sumatera Utara berlokasi di Kabupaten Humbang Hasundutan, Pakpak Barat, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara. Arahan presiden tersebut tertuang dalam Kepmen Menteri PPN/Bappenas Nomor Kep.19/M.PPN/HK/03/2023.
Sayangnya, proyek food estate dinilai gagal lantaran mangkrak dan diduga disalahgunakan. Proyek food estate di Sumatera Utara juga dinilai berimbas pada penebangan hutan yang akhirnya tak dimanfaatkan secara optimal.
2. Kalimantan Tengah
Kalimantan Tengah juga turut diproyeksikan sebagai lumbung pangan nasional sesuai dengan Perpres Nomor 108 Tahun 2022. Pembangunan food estate di Kalimantan Tengah dinilai cukup mengecewakan, padahal Jokowi telah menyiapkan 148.000 hektare lahan untuk penanaman padi. Diproyeksikan bahwa ekonomi wilayah Kalimantan secara keseluruhan akan tumbuh 5,5 - 6 persen jika food estate benar-benar berhasil.
Baca Juga: Analis Beberkan Alasan Budiman Sudjatmiko 'Mbalelo' Dukung Prabowo: Ganjar Tak Kuat Menangi Pilpres
Idealisme tentang kesusksesan food estate ternyata justru berbanding terbalik dengan kenyataan. Hasto menilai proyek di Borneo ini justru menjadi lahan bagi pemangku kepentingan untuk memainkan anggaran. Hasto sontak menilai urgen untuk menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam rangka menelusuri apakah proyek food estate seperti di Kalimantan Tengah jadi lahan kejahatan.
3. Sumatera Selatan
Daerah-daerah yang akan disasar dalam pengembangan food estate di Sumatera Selatan adalah Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Ogan Komering Ulu Selatan dan Ogan Komering Ulu Timur. Seluruh daerah tersebut difokuskan untuk memproduksi padi dan jagung untuk menjamin ketahanan pangan.
4. Nusa Tenggara Timur (NTT)
Program food estate juga turut dicanangkan di NTT dengan melakukan penanaman jagung, tomat, dan kacang hijau. Lokasinya akan tersebar di tiga kabupaten berbeda yakni Kabupaten Belu, Kabupaten Sumba Tengah, dan Kabupaten Sumba Timur.
5. Papua
Pemerintah juga memfokuskan food estate di daerah paling timur Indonesia yakni Provinsi Papua. Pemerintah membagi sektor food estate di Papua menjadi sebelas zona yang mayoritas fokus di penanaman jagung.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Soal Kena 'Ultimatum' PDIP Pilih Mundur atau Dipecat, Budiman Sudjatmiko Ngaku Belum Dapat Panggilan Resmi Partai
-
Respons Hasil Survei Litbang Kompas, Hasto PDIP: Ganjar Makin Dikenal, Beda Dengan Yang Lain
-
Polemik PDIP Vs Budiman Gegara Dukung Prabowo, Menunggu Sanksi Partai
-
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ganjar Pranowo Bakal Hadiri Konsolidasi Relawan di Jogja
-
Analis Beberkan Alasan Budiman Sudjatmiko 'Mbalelo' Dukung Prabowo: Ganjar Tak Kuat Menangi Pilpres
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam