Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari salah satu franchise terkenal dunia dengan menu andalan pizza. Yah, Domino's Pizza resmi mengumumkan rencana penutupan seluruh cabangnya.
Kejadian ini terjadi di Rusia, dimana pemilik franchise tersebut mengumumkan akan menutup semua gerainya di negara dengan julukan beruang merah tersebut pada Senin (21/8/2023).
Seperti dilansir BBC News Selasa (22/8/2023), DP Eurasia melakukan penutupan seiring makin tidak kondusifnya kondisi di Rusia.
Setelah terjadinya invasi Rusia ke Ukraina, kondisi di negara Rusia makin memburuk dengan banyaknya sanksi ekonomi yang diterima dari negara-negara Barat.
Saat ini terdapat 171 toko Domino’s Pizza di Rusia, dengan 103 merupakan franchise yang dimiliki operator lokal.
Dalam pengumuman di London Stock Exchange pada Senin, DP Eurasia mengumumkan bahwa anak perusahaan di Rusia, DP Russia, akan mengajukan kebangkrutan dan tidak mencari pembeli.
“Dengan semakin tidak kondusifnya situasi, DP Russia harus mengambil langkah ini, menghentikan seluruh upaya penjualan DP Russia dan tidak melanjutkan operasional di negara tersebut,” ungkap pernyataan yang dikeluarkan DP Eurasia.
Selain memiliki franchise Domino’s Pizza di Rusia, DP Eurasia juga memiliki franchise di Turki, Azerbaijan, dan Georgia.
Baca Juga: Rumah.com di Indonesia Resmi Tutup, Semua Karyawan Terkena PHK
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?