Suara.com - PT KAI (Persero) meminta maaf kepada semua penumpang karena operasional LRT Jabodebek banyak ditemui masalah. Mulai dari, AC tidak nyala, pengereman yang terlalu terhentak, hingga pintu kereta tidak menutup atau terbuka.
“Terkait dengan adanya kekurangnyamanan yang dialami penumpang, seperti proses pengereman yang masih ada hentakan, terjadinya penumpukan penumpang karena ada kendala teknis seperti pintu kereta tidak dapat tertutup, AC dan listrik mati serta beberapa fasilitas papan informasi yang belum berfungsi secara maksimal, KAI menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya, Rabu (30/8/2023).
Adapun, Sampai dengan hari kedua, volume penumpang LRT Jabodebek mencapai 28.925 penumpang.
Rinciannya, volume penumpang LRT Jabodebek pada Senin (28/9) yaitu 5.220 penumpang dan pada Selasa (29/9) sebanyak 23.705 penumpang. Adapun stasiun yang paling banyak melayani penumpang yaitu Stasiun Dukuh Atas, Cawang, dan Kuningan.
Saat ini, terdapat 158 perjalanan LRT Jabodebek yang dilayani oleh 12 rangkaian kereta setiap harinya.
Berikut jadwal keberangkatan awal dan terakhir LRT Jabodebek untuk sementara waktu:
Keberangkatan Awal
Dukuh Atas - Harjamukti: pkl 05.09 WIB
Harjamukti - Dukuh Atas: pkl 05.09 WIB
Jati Mulya - Dukuh Atas: pkl 05.00 WIB
Dukuh Atas - Jati Mulya: pkl 05.58 WIB
Keberangkatan Terakhir
Baca Juga: 5 Fakta LRT Jabodebek yang Baru Diresmikan Jokowi, Cek Jadwal Hingga kapasitas
Dukuh Atas - Jati Mulya: pkl 18.58 WIB
Jati Mulya - Dukuh Atas: pkl 18.00 WIB
Harjamukti - Dukuh Atas: pkl 17.49 WIB
Dukuh Atas - Harjamukti: pkl 17.49
Perlu diketahui, Untuk sementara waktu Stasiun Halim belum dapat digunakan untuk naik dan turun penumpang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
-
Daftar Kapal Penyelamat Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
-
Bernafsu Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Berencana Pakai Jimat di Pakansari
-
Penjelasan Mengapa Larangan Kuota Hangus Bisa Bikin Harga Internet Makin Mahal
-
Ratusan Korban KMP Mutiara Santosa II Dievakuasi ke Tanjung Perak, Proses Identifikasi Berlangsung
-
Apa itu Pelembap dan Fungsinya? Ini 6 Manfaat Moisturizer
-
Kebakaran Hutan Hanguskan 4 Hektare Hutan Jati di Jalur Arak-Arak Situbondo
-
4 Body Lotion Ringan dan Menyejukkan, Penyelamat Saat Cuaca Terik!
-
Detik-detik Hilangnya Nelayan Situbondo di Laut Jangkar, Ponsel Masih Ada di Perahu
-
Dari Resep Keluarga ke Petak Enam, Tuan Wen 1980 Hidupkan Lagi Kue Peranakan Tionghoa