Suara.com - Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo, terus mendapatkan dukungan untuk Pilpres 2024. Kali ini, giliran para pengusaha Kota Semarang memberikan dukungannya ke Ganjar.
Dukungan tersebut disampaikan saat acara Farewell Meet Up with Ganjar Pranowo, yang digelar di 5th Avenue Building Syailendra, Kota Semarang. Acara tersebut dipandu oleh host sekaligus komedian kondang Cak Lontong dan Akbar.
Giono, salah satu pengusaha Kota Semarang sekaligus perwakilan ratusan pengusaha yang hadir, membacakan langsung dukungan tersebut ke Ganjar Pranowo.
"Acara ini merupakan bentuk dukungan para pengusaha Kota Semarang kepada Bapak Ganjar Pranowo sebagai Bakal Calon Presiden Republik Indonesia tahun 2024," ujar Giono ditulis Jumat (8/9/2023).
Selain memberikan dukungan, dalam acara tersebut para pengusaha juga mengadakan diskusi santai dengan Ganjar terkait kondisi perekonomian dan dunia usaha saat ini.
Mereka juga menyampaikan terima kasih atas dua periode atau sepuluh tahun kepemimpinan Ganjar di Jawa Tengah yang telah memberikan banyak kemajuan, tak terkecuali untuk dunia industrial.
Selama kepemimpinannya, Ganjar dinilai berhasil menciptakan stabilitas ekonomi dan iklim usaha yang kondusif di Jawa Tengah, serta membawa dampak positif untuk seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan perekonomian.
Ditemui usai acara, Ganjar pun turut menghaturkan terima kasih kepada para pengusaha yang telah bekerja sama selama menjadi Gubernur Jawa Tengah.
Ganjar menyebutkan, kolaborasi pemerintah, pengusaha dan seluruh stake holder sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.
Baca Juga: Kembali Digelar, BATIC 2023 Usung Tema Unleashing The Innovation Wave, Enabling a Digital Tomorrow
"Saya sampaikan terima kasih kepada mereka karena dari kawan-kawan pengusaha ini, ekonomi Jawa Tengah juga tumbuh. Dari mereka tercipta banyak lapangan kerja, dari mereka juga kita sama-sama bisa menciptakan kondusifitas dan iklim ekonomi yang bagus," kata Ganjar.
Pria berambut putih itu menyampaikan kepada para pengusaha untuk terus menciptakan iklim perekonomian yang stabil dan kondusif.
Selain itu, Ganjar juga menekankan ihwal kemudahan izin usaha serta tegas terhadap penegakan hukum yang adil kepada para pengusaha dengan memerangi pungli usaha seperti yang telah sukses dijalankannya saat memimpin Jawa Tengah.
"Tadi masukannya sih menurut saya cukup bagus. Kita kembangkan UMKM, terus kemudian kemudahan izin, terus kemudian bagaimana penegakan hukum yang fair. Menurut saya itu masukan-masukan yang penting," ucap Ganjar.
Sebagai informasi, Ganjar mampu membawa perekonomian Jawa Tengah tumbuh di atas ekonomi nasional. Di periode kedua kepemimpinannya, PDB Jawa Tengah tahun 2018 tumbuh 5,3 persen atau di atas pertumbuhan PDB nasional yang tercatat 5,17 persen.
Sementara menjelang berakhirnya kepemimpinan Ganjar, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah hingga Triwulan II 2023 sebesar 5,23 persen, secara Year on Year (YoY). Capaian ini lebih baik dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,17 persen.
Kemudian terkait perkembangan UMKM, Ganjar juga mendorong sertifikasi halal bagi pemilik UMKM. Tujuannya agar UMKM bisa naik kelas dan dapat menyerap banyak tenaga kerja.
Pada 2023, Pemprov Jawa Tengah telah membina 183.181 unit UMKM yang menyerap 1.337.156 tenaga kerja dan menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp38,9 miliar serta omzet Rp68,7 miliar.
Jumlah ini naik drastis dibandingkan awal Ganjar menjabat pada 2013, yakni 90.339 unit UMKM dan menyerap 480.508 tenaga kerja.
Tag
Berita Terkait
-
Komunitas Ojek Online Gelar Pelatihan UMKM untuk Driver Ojol Lady di Bandar Lampung
-
Gapai 4,4 Juta Lapangan Kerja, Gerbong Pecinta Sandiuno Gelar Pelatihan Sabun Cuci Piring Hingga Literasi Keuangan
-
Menginspirasi! Kisah UMKM Pesta Rakyat Simpedes BRI yang Kini Sukses Jadi Produsen Snack di Jawa Timur
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim