Suara.com - Sukarelawan Ganjar Muda Padjajaran (GMP) memberikan dukungan kepada warga untuk terus meningkatkan perekonomiannya.
Salah satunya dengan pelatihan dan pemberian bibit serta pakan budi daya ikan air tawar, di Kampung Wangunwati, Desa Sukawangun, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Koordinator Pusat GMP, Randry Adryan Setiawan mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dan perhatian kepada warga serta kelompok budi daya ikan yang ada di Kampung Wangunwati.
“Di daerah sini ada kelompok masyarakat budi daya ikan yang memang harus disupport. Bahkan, untuk kesulitan hari ini tadi sempat diskusi mereka butuh alat untuk budi daya dan kami hadirkan berupa kincir angin,” tutur Randry, ditulis Kamis (14/9/2023).
Randry menyebut, kedatangannya ke lokasi disambut suka cita oleh warga. Sebab, hingga saat ini sangat jarang warga yang tersentuh bantuan secara langsung.
“Mereka sangat antusias. Karena bisa dibilang akses ke kampung ini juga sangat sulit, melewati jalan rusak, kiri dan kanan pegunungan. Makanya mereka sangat terima kasih dengan kehadiran kami,” ujarnya.
Sementara, salah satu warga Tata Rustyana mengapresiasi kehadiran GMP yang memberikan bantuan bagi warga di Kampung Wangunwati.
Tata berharap komunikasi GMP dengan warga terus berlanjut dan dapat memberikan pendampingan.
“Terima kasih banget, mungkin baru kali ini kami kedatangan sosok tim relawan. Harapannya semoga terus berlanjut, ada komunikasi jangka panjang, seperti bantuan pendampingan,” kata Tata.
Baca Juga: PMN Sumsel Ajak Milenial Latih Budi Daya Ikan Lele di Palembang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya