4. GEA
Daftar mobil yang pernah ‘dibuat’ di Indonesia adalah GEA. Mobil listrik ini dibuat oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2007.
Mobil ini merupakan hasil riset dari tim ITB Electric Vehicle (ITB-EV) yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Bambang Riyanto Trilaksono.
GEA memiliki panjang 3 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 1,4 meter. Mobil ini mampu menempuh jarak hingga 100 km dengan kecepatan maksimal 80 km/jam.
5. Tucuxi
Tucuxi adalah mobil listrik yang dibuat oleh PT Sarimas Ahmadi Pratama (SAP) pada 2010. Mobil ini merupakan hasil karya dari Rinaldi Gotama, seorang lulusan ITB yang juga pendiri SAP.
Tucuxi memiliki panjang 4 meter, lebar 1,8 meter, dan tinggi 1,5 meter. Mobil ini mampu menempuh jarak hingga 300 km dengan kecepatan maksimal 160 km/jam.
Selain merek-merek di atas, masih ada beberapa mobil lain yang pernah ‘dibuat’ Indonesia, seperti Mahesa, Beta 97, Kancil, Tawon, AMMDes, Si Elang, dan Selo.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Baca Juga: Jakarta Marathon 2023 Digelar Bulan Depan, Luhut Binsar Janji Udara Ibukota Bakal Bebas Polusi
Berita Terkait
-
Tak hanya Ramah Lingkungan, Biaya Perawatan Kendaraan Listrik 5 Kali lebih Murah daripada Konvensional
-
Presiden Jokowi Kunjungi Pabrik Sel Baterai Milik Hyundai di Karawang
-
Menko Luhut Sebut Sudah Saatnya Warga RI Pakai Kendaraan Listrik
-
Jakarta Marathon 2023 Digelar Bulan Depan, Luhut Binsar Janji Udara Ibukota Bakal Bebas Polusi
-
Menko Luhut Ungkap Pentingnya Transisi Kendaraan Konvensional ke Kendaraan Listrik
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri