Suara.com - PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) kembali mengambil peran penting dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Tanah Air.
Sebagai bentuk dukungannya terhadap UMKM di Indonesia, Jamkrindo menggelar rangkaian workshop dengan tema “Mengelola Laporan Keuangan Bagi UMKM & Sosialisasi Platform UMKM Layak”.
Jamkrindo menggelar workshop di Gedung Disperindagkop UKM Kaltim, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Adapun pembicara dalam workshop tersebut yakni Ibu Henny Purwaningsih selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindagkop UKM Kaltim, Bapak Donald Mathius George selaku Pemimpin Jamkrindo Cabang Samarinda, dan Bapak Roy Baskoro selaku CEO Layanan UMKM Naik Kelas (LUNAS).
Di tempat terpisah Wakil Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan II PT Jamkrindo Anggit Murdiwibowo mengungkapkan workshop kali ini membidik sekitar 60 peserta dari UMKM di Kota Samarinda.
Dalam workshop ini, para peserta akan mendapatkan beberapa materi pelatihan seperti Sosialisasi Jamkrindo & Penjaminan dan Teori & Praktik Pengelolaan Laporan Keuangan bagi UMKM.
“Workshop ini merupakan salah satu wujud nyata dukungan Jamkrindo kepada UMKM di Indonesia berupa pelatihan dan konsultasi guna meningkatkan skill dan pengetahuan SDM para pelaku UMKM, sehingga lebih mudah mengatur dan mengembangkan usaha,” kata Anggit, dalam keterangannya, Kamis (21/9/2023).
Selain itu, para pelaku UMKM dibekali materi mengenai pengelolaan laporan keuangan dan pemanfaatan penggunaan google my bisnis sebagai salah satu sarana digital marketing.
Saat ini, kata Anggit, UMKM di Indonesia mengalami berbagai permasalahan utama yakni permodalan, distribusi produk, kualitas/kompetensi SDM, inovasi, optimalisasi pemasaran online, pencatatan keuangan, dan informasi terkait lembaga keuangan.
Baca Juga: Co-Founder Pijak Bumi Blak-blakan Jurus Jitu Sukses Berusaha di Suara UMKM Pasar Lokal
“Jamkrindo memahami kesulitan yang dihadapi para pelaku UMKM Tanah Air. Untuk itu, kami memberikan pelatihan tentang pentingnya pengelolaan keuangan hingga pencatatan laporan keuangan secara digital. Tools pencatatan keuangan digital ini akan mempermudah UMKM melakukan pencatatan transaksi tanpa perlu memahami dasar-dasar akuntansi,” kata dia.
Kemudian, dalam workshop ini juga dilakukan sosialisasi platform UMKM Layak yang merupakan alat analisis kelayakan usaha UMKM dan merupakan platform untuk menjembatani pelaku UMKM mengikuti pelatihan seputar dunia usaha.
Anggit memaparkan, sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia, Jamkrindo terus melakukan inovasi untuk meningkatkan aksesibilitas finansial UMKM dan koperasi dengan menghadirkan marketplace guarantee ‘UMKM Layak’.
Adapun fitur dalam platform UMKM Layak ini yakni Pembiayaan UMKM yang juga menghadirkan Asesmen Kondisi Usaha & Fasilitasi Akses Pembiayaan. Kemudian, fitur Pelatihan dan Pendampingan UMKM yang berisi Materi Sharing UMKM, Forum Diskusi UMKM, dan Informasi Pelatihan Usaha.
Sebagai informasi, Jamkrindo menggelar Workshop Mengelola Laporan Keuangan & Sosialisasi Platform UMKM Layak di berbagai kota di Tanah Air. Selain di Kota Samarinda, Jamkrindo juga menyelenggarakan workshop ini di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 7 September 2023, dan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan pada 4 Oktober 2023.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?