Suara.com - Ratusan driver ojek online (ojol) berbondong-bodong memadati salah satu tempat di Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat.
Kedatangan mereka tersebut untuk mengikut acara Ganjar Muda Padjajaran (GMP) peduli ojek online. Dalam acara itu ada materi edukasi safety riding dan pembagian sepatu gratis bagi ojek online.
Salah seorang driver ojek online bernama Supriyatna mengungkapkan alasan dirinya mengikuti acara yang diselenggarakan oleh Sukarelawan Ganjar Pranowo ini. Sebab, kegiatan dari GMP sangat membantu bagi driver ojek online.
“Kegiatan GMP ini membantu kami, kami sebagai ojek online mendapatkan pencerahan lah ya, dapat ilmu baru dan yang paling utama silahturahmi,” kata Supriyatna ditulis Jumat (22/9/2023).
Supriyatna berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan oleh GMP. Mengingat, edukasi di dalam berkendara menjadi sebuah hal yang wajib khususnya driver ojek online.
“Yang paling utama silahturahmi kami bersama GMP semoga tidak sampai sini aja. Ke depannya ingin ada keberlanjutannya,” ujar Supriyatna.
Senada, driver ojek online lainnya, yaitu Sigit Suranto menilai apa yang sudah dilakukan GMP adalah bentuk kepeduliaan mereka terhadap driver ojek online.
“Itu sangat sebuah bentuk kepedulian kepada kami sebagai ojek online dari Pak Ganjar melalui GMP tersebut,” ucap Sigit.
Sigit juga menyampaikan bahwa edukasi yang diberikan GMP ini menambah pengetahuan para driver dalam berkendara. Karena tidak sekedar memacu mesin saja, tapi harus ada beberapa aturan yang mesti dipahami.
Baca Juga: Komunitas Ojol Gelar Kegiatan untuk Tingkatkan Jiwa Wirausaha di Bogor
Misalnya motor harus menggunakan spion lengkap, tidak menggunakan sendal saat berkendara. Walaupun hal itu sering disepelekan, padahal aturan tersebut haruslah dipatuhi.
“Dalam berkendara kita harus perhatikan spion. Dalam berkendara juga tidak boleh menggunakan sendal, tapi kita diwajibkan menggunakan sepatu. Itu harus selalu diperhatikan dan memberikan rasa nyaman bagi konsumen kita maupun pengendara lain,” tegasnya.
Sementara, Koordinator Pusat Ganjar Muda Padjajaran (GMP), Randry Adryan Setiawan berharap kegiatan yang dibuat oleh GMP bisa memberikan dampak positif bagi para driver ojek online.
“Harapannya tentunya dari kegiatan ini tentang safety riding, di mana ada pemaparan materi yang disampaikan bisa bermanfaat bagi ojek online,” harap dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan