Suara.com - PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) menyetujui pengunduran diri Resdiansyah sebagai Komisaris Independen perseroan.
Hal tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2023 (RUPSLB) pada akhir pekan kemarin atau Jumat (29/9/2023).
“Pemegang saham dalam RUPSLB telah menyetujui pengunduran diri Bapak Resdiansyah sebagai Komisaris Independen. Kami selaku Dewan Direksi dan Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi yang diberikan Bapak Resdiansyah selama menjabat sebagai Komisaris Independen PT TKDN,” ujar Presiden Direktur PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk, David Santoso.
Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Bapak Noerman Taufik sebagai Komisaris Independen menggantikan Bapak Resdiansyah. Bapak Noerman Taufik sendiri merupakan Business and Technology Advisor di PT Angkasa Prima Teknologi sejak tahun 2022, Komisaris PT Indonesian Cloud sejak tahun 2020 serta CEO PT Oona Media Indonesia semenjak 2018 hingga sekarang.
Berikut adalah susunan komisaris baru hasil RUPSLB PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk:
Komisaris Utama : Budi Setiyadi
Komisaris : Mochammad Yana Aditya
Komisaris Independen : Noerman Taufik
Berikut susunan Dewan Direksi PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk:
Presiden Direktur : David Santoso
Direktur : Rudy Budiman
Direktur : Yudhi Haryadi
Selain itu, RUPSLB juga menyetujui untuk melakukan rencana pinjaman/pembiayaan sampai dengan sebesar Rp. 150.000.000.000,- (seratus lima puluh miliar Rupiah) dengan menggunakan jaminan-jaminan yang akan ditentukan kemudian oleh Pemberi Pinjaman/Kreditor dan dengan memperhatikan tanggapan Kreditor-Kreditor Perseroan yang digunakan untuk keperluan pengembangan bisnis Perseroan.
Baca Juga: Emiten SRAJ Incar Pendapatan Rp2,4 Triliun Meski Dibayangi Rugi Awal 2023
Selama periode Januari sampai dengan Juni di tahun 2023, Perseroan berhasil meraih kinerja yang positif sehingga membuat perseroan selangkah lebih maju untuk mencapai tujuan besarnya. Dari sisi keuangan, Perseroan berhasil membukukan total pendapatan Periode Januari – Juni sebesar Rp. 114,10 miliar, meningkat 391 % dari Juni tahun sebelumnya sebesar Rp29,14 miliar.
Peningkatan pendapatan di tahun 2023, berdampak positif terhadap laba komprehensif tahun berjalan Perseroan yang melesat sebesar 516 % atau setara dengan Rp 16,43 miliar, dari Rp 3,94 miliar di Periode Januari - Juni 2022 menjadi Rp 20,38 miliar di Periode Januari - Juni 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup