Suara.com - Kenaikan harga BBM non-subsidi belakangan ini memunculkan isu potensi harga Pertalite naik. Namun demikian, hal ini dibantah oleh Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji.
Menurut dia, harga minyak mentah dunia akan turun secara bertahap dan tidak akan mempengaruhi harga jual BBM jenis Pertalite.
Namun demikian, kenaikan harga BBM non-subsidi memang tidak bisa dihindari. Seperti diketahui, harga minyak mentah dunia yang mencapai US$ 100 per barel pada September 2023.
Merespon hal ini, Pemerintah kemudian menaikkan harga BBM non-subsidi saja. Seperti yang disampaikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kenaikan harga minyak dunia, yang kini mencapai US$ 90,82 per barel untuk jenis WTI dan US$ 92,18 per barel untuk jenis Brent, hanya memengaruhi harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-subsidi.
Untuk diketahui, PT Pertamina (Persero) telah resmi menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis non-subsidi sejak 1 Oktober 2023. Beberapa jenis BBM mengalami kenaikan harga, termasuk Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Sebagai contoh, di DKI Jakarta, harga BBM Pertamax sejak 1 Oktober adalah Rp 14.000 per liter, naik dari Rp 13.300 per liter pada bulan September.
Sementara itu, Pertamax Turbo naik menjadi Rp 16.600 per liter dari sebelumnya Rp 15.900 per liter. Harga Dexlite juga naik dari Rp 16.350 per liter menjadi Rp 17.200 per liter. Harga Pertamina DEX juga mengalami kenaikan dari Rp 16.900 per liter menjadi Rp 17.900 per liter.
Terakhir, Pertamax Green 95 naik dari Rp 15.000 per liter menjadi Rp 16.000 per liter. Harga BBM bersubsidi jenis Pertalite (RON 90) tetap Rp 10.000 per liter.
Baca Juga: Tingkatkan Fokus Aspek Keberlanjutan, Pertamina Hulu Energi Gelar CID Upstream Award 2023
Berita Terkait
-
Update Harga BBM Terbaru di Kepulauan Riau dan Wilayah Indonesia Lainnya
-
Kepala BPS: Bensin Berkontribusi Terhadap Inflasi Seiring Penyesuaian Harga BBM
-
UMKM Pertamina Akan Hadir di Inacraft On October 2023, Yuk Simak Koleksinya
-
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru di Seluruh SPBU, Pertamax Jadi Rp 14.000
-
Tingkatkan Fokus Aspek Keberlanjutan, Pertamina Hulu Energi Gelar CID Upstream Award 2023
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok