Suara.com - Gerbong Pecinta SandiUno (GPS) Semarang Raya mengadakan Bazar Sembako Murah di tiga kecamatan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Acara ini bertujuan untuk membantu masyarakat dengan harga sembako yang terjangkau di tengah fluktuasi ekonomi global.
Kegiatan berlangsung di Kecamatan Bergas, Kecamatan Banyubiru, dan Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Gerbong Pecinta SandiUno Semarang mengubah harga sembako yang kerap membuat kepala keluarga gelisah. Mereka menggelar Bazar Sembako Murah yang memungkinkan masyarakat mendapatkan sembako dengan harga jauh lebih terjangkau, hanya 5.000 rupiah, ketimbang harga normalnya, yang mencapai 50.000 rupiah.
Ini adalah upaya konkret GPS untuk mensejahterakan dan membantu ekonomi masyarakat.
Miftah Nur Sabri, ketua Gerbong Pecinta SandiUno Semarang Raya sekaligus Bacaleg DPR RI Dapil Jateng 1 (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Salatiga) partai PPP, menjelaskan bahwa program ini adalah upaya nyata untuk membantu ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga sembako yang menjadi masalah.
"Harga sembako dari Rp 50.000 ditebus hanya Rp 5.000, ini cukup membantu ya terbukti dari antusias dari tempat-tempat yang didatangi. Mereka sangat antusias, berterima kasih dan berharap ini ada terus kelanjutan program-program seperti ini," ungkap Miftah ditulis Minggu (15/10/2023).
"Jadi ini program nasional yang sudah digagas oleh Pak Sandi sebagai dewan pembina organisasi kami. Ini adalah bentuk kepedulian beliau dan kita sebagai organisasi kepada masyarakat, terutamanya emak-emak yang memang dalam kondisi sekarang kebutuhan pokok ini harganya lagi fluktuatif karena situasi perekonomian global," lanjut Miftah.
Miftah optimistis bahwa program semacam ini akan terus berlanjut, dengan dukungan penuh dari Sandiaga Uno, sebagai dewan pembina GPS. Dalam keadaan sulit, inisiatif ini bukan hanya berikan harapan, tetapi juga kontribusi nyata untuk mensejahterakan ekonomi masyarakat yang membutuhkan.
"Saya rasa kegiatan ini akan terus berlanjut, kita sudah menjalankan dan ini tahun ke-3 terus kita laksanakan di seluruh Indonesia dan bergulir. Pak Sandi memang senang dengan konsep-konsep seperti ini pemberdayaan, bantuan-bantuan sosial," kata Miftah.
Baca Juga: Yadi Sembako Dituding Penipuan Karena Cek Kosong: Siap Jual Rumah untuk Nama Baik
Sutarni, salah satu warga Kecamatan Banyubiru, membagikan cerita pengalamannya membeli sembako murah yang menggugah hati. Sutarni, seorang wanita tua yang berhenti bekerja karena usia, mengucapkan rasa terima kasih tulusnya dan mengharapkan agar kegiatan sembako murah ini terus berlanjut.
Sutarni menekankan bahwa bantuan sembako murah ini bukan hanya memberikan makanan, tetapi juga membantu ekonomi sehari-hari. Suatu bukti bahwa kebaikan Sandiaga Uno selalu memiliki dampak yang mendalam untuk masyarakat Indonesia.
"Seperti saya ini, sangat berterima kasih sekali, saya orang tua sudah tidak bisa kerja, Alhamdulillah terima kasih banyak, semoga barokah, semoga Pak Sandi panjang umur, sehat selalu, sukses, dilindungi oleh Allah. Terus membantu masyarakat yang sudah tidak bisa bekerja seperti saya sangat terima kasih," kata Sutarni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin
-
Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor
-
5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama
-
Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram
-
CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!
-
Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel
-
Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut
-
7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma
-
IHSG Pagi Ini Melesat ke Level 6.200, Saham Diburu Investor
-
Baru Sehari Dibuat, Mural 'Tritura Baru' Mahasiswa Trisakti Dicat Hitam Petugas