Salim Group
Salim Group akan turut serta berinvestasi di IKN. Dikuasai oleh keluarga konglomerat keturunan Sudono Salim, perusahaan ini terkenal sebagai produsen Indomie, mie instan paling populer di dunia. Di samping itu, perusahaan juga memproduksi tepung Bogasari.
Sinarmas
Sinarmas dikenal sebagai perusahaan multisektor. Unit usahanya mencakup kertas, jasa keuangan, dan telekomunikasi.
Pulau Intan
Perusahaan baja dan konstruksi ini mendirikan pabriknya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sejumlah proyek besar yang pernah dikerjakan Pulau Intan Group adalah Bandara Singkawang, RS Kasih Ibu Solo, Sekolah BPK Penabur Bandung, dan Asrama Brimob Polda Kalimantan Barat.
Adaro Group
Adaro Energy selama ini berfokus pada pertambangan. Perusahaan ini juga terlibat dalam operasional sejumlah Pembangkit Listrik di Indonesia.
Barito Pasific
Baca Juga: CEK FAKTA: Mahfud MD Sebut Kasus Pinjaman Online Problematik, Karena Masuk Hukum Perdata
Perusahaan ini didirikan oleh Prajogo Pangestu pada 1979. Fokusnya pada pengolahan sumber daya alam.
Mulia Group
Bergerak di bidang pembangunan properti, Mulia Grup akan menempatkan investasinya di IKN. Hal ini sejalan dengan fokus pembangunan yang saat ini tengah gencar dilakukan di calon ibu kota tersebut. Di samping itu, perusahaan ini juga menyediakan jasa arsetiketur serta desain interior.
Astra Group
Perusahaan otomotif yang akan ambil bagian dalam investasi di ibu kota baru adalah Astra Group. Didirikan di Jakarta pada 1957, Astra kini menaungi lebih dari 200 anak perusahaan dengan hampir 200.000 karyawan di semua sektor bisnisnya.
Kawan Lama Group
Siapa tak kenal ACE dan Informa, dua pilar penyedia kebutuhan rumah tangga di Indonesia? Ritel ini berada di bawah naungan Kawan Lama Group yang juga dipastikan berinvestasi di IKN. Kawan Lama Group bergabung dengan konsorsium yang dipimpin oleh Agung Sedayu Group.
Alfamart
Alfamart Group merupakan salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia. Cabang-cabang minimarketnya telah tersebar di seluruh penjuru Nusantara. Untuk melebarkan sayap bisnis, Alfamart juga dipastikan akan berinvestasi di IKN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
-
AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal