Suara.com - Calon Wakil Presiden Nomer Urut 1 Muhaimin Iskandar mengeluarkan jurus 'slepet' keras kepada Calon Wakil Presiden Nomer Urut 3 Mahfud MD soal target pertumbuhan ekonomi 7%.
Imin mengatakan bahwa target tersebut hanya omong kosong.
Bahwa 7% itu bisa jadi cuma omong kosong, di mana kenyataanya setelah APBN kita jalan sampai hari ini saja 5% yang diterapkan oleh pemerintah," ujar Cak Imin panggilan akrabnya.
Menurut dia ada beberap usaha keras agar target pertumbuhan ekonomi tersebut bisa tercapai.
"Tentu saya sangat setuju bukan hanya pemberantasan korupsi, yang membawa pemasukan bagi APBN, kita menjaga kebocoran APBN kita, tetapi juga pendapatan negara bukan pajak yang menjadi bagian dari andalan," katanya.
Menurutnya, pertumbuhan real di lapangan tak sampai 5%. "Sehingga saya khawatir, kalau target 7% itu dipaksakan ujungnya bukan pertumbuhan yang sehat, tetapi pertumbuhan semu," ujar dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok