Suara.com - PLN Indonesia Power berhasil sabet 3 penghargaan pada Business Development and Portofolio Leadership Forum yang diselenggarahan PT PLN (Persero) sebagai BUMN Holding Kelistrikan di Indonesia.
Kegiatan yang mengangkat tema "Elevate Business Growth to Achieve 500 Global Fortune" ini menjadi platform subholding dan anak perusahaan PLN untuk bersama-sama merumuskan strategi dan langkah-langkah yang akan diambil guna menghadapi tantangan dan peluang yang ada di tahun 2024.
Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero) Hartanto Wibowo menyampaikan bahwa ketajaman bisnis perusahaan mengacu pada kemampuan untuk membuat keputusan dan penilaian bisnis yang baik.
Ini melibatkan pemahaman berbagai aspek bisnis, termasuk keuangan, strategi, operasi, pemasaran, dan perencanaan kompetitif.
"Langkah demi langkah sudah kita lalui ditahun 2023, mengembangkan ketajaman bisnis yang kuat melibatkan kombinasi pengalaman, pengetahuan, kita berhasil berpikir kritis untuk menavigasi tantangan dunia, mari kita satu kn semangat bergerak maju untuk mencapai terbaik tahun 2024," jelas Hartanto dalam keterangan tertulisnya, ditulis Kamis (18/1/2024).
Di sisi lain Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan bahwa semangat korporasi untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas layanan, PLN Indonesia Power memberikan awareness tantangan bisnis ketenagalistrikan, dan juga to be Green Company.
"Unlock Green Company, Best Energy Companies yang terus kita kejar pengembangan pembangkit listrik solar pv, energi hijau dan bersih sebesar tujuh Gigawatt (GW), dengan mengajak mitra strategis untuk menciptakan energi masa depan yang berkelanjutan," papar Bernadus.
Adapun penghargaan yang diperoleh PLN Indonesia Power yaitu:
1. Subholding Terbaik Tahun 2023
2. Subholding Progres Penugasan Strategis Terbaik Tahun 2023
3. Subholding Progres Kontrak Luar Negeri Terbaik Tahun 2023
Penghargaan ini tidak lepas dari manuver korporasi dalam menjalankan penugasan strategis, seperti halnya keikutsertaan PLN Indonesia Power dalam industri manufaktur Solar PV dan juga pengembangan ekosistem Green Hydrogen.
Baca Juga: Peringatan dari Ahok untuk Jokowi: Tesla dan China Sudah Tinggalkan Nikel!
Bernadus juga juga menambahkan perihal program utama di tahun 2024 yaitu menjalankan setiap proses bisnisnya dengan Strategic Goal - Global Innovation Growth.
"Fokus PLN Indonesia Power yakni Expand the Core Moonshot, akselerasi pengembangan PLTS Hijaunesia dan juga Ignite Growth Moonshot pengembangan bisnis MRO, dan bisnis overseas yang kompetitif," pungkasnya.
Pada sisi projek dengan skala International, PLN Indonesia Power telah menginisiasi Projek Hijaunesia dan Hydronesia yang menjadi pioneer dalam akselerasi transisi energi Tanah Air dengan menggandeng investor di seluruh dunia.
PLN Indonesia Power melalui anak usahanya PT Cogindo Dayabersama juga menjalin perjanjian kerjasama dengan EVNNPS Vietnam terkait pekerjaan Maintenance Repair Overhoul (MRO) serta Pre-Assessment of Turbine, Generator and Turbine Auxiliary di Vietnam.
Disamping itu melalui anak usaha yang lain yaitu PT Artha Daya Coalindo juga menjalin Kerjasama perjanjian jual beli batubara dengan Glonnex Commodities PTE dari Singapura.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan