Suara.com - Prabowo Subianto, Calon Presiden Nomor Urut 2, berkomitmen untuk memberikan solusi kepada masyarakat yang menghadapi kesulitan dalam mencari pekerjaan dan tempat tinggal.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat akan mengakhiri pidatonya dalam acara kampanye besar di Stadion Utama GBK, yang tersedia di platform YouTube milik Gerindra, pada Sabtu (10/2/2024).
Dalam kesempatan itu, Prabowo berdoa kepada Allah agar diberi kekuatan kepada dirinya dan timnya untuk menerima amanat dari rakyat Indonesia dengan kuat.
Dia berharap agar mereka diberi kemampuan, kearifan, kecerdasan, keberanian, kejujuran, dan keikhlasan untuk melindungi rakyat Indonesia.
"Untuk memberi makan yang susah makan, memberi sekolah kepada yang susah sekolah, mencarikan pekerjaan yang susah dapat kerja, memberi rumah kepada yang belum punya rumah," kata Prabowo, dalam kesempatan yang sama.
Sebagai informasi, pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran memiliki program unggulan berupa pemberian makan siang dan susu gratis untuk anak-anak sekolah, yang konon dapat mengurangi angka stunting.
Dalam pidatonya, Prabowo menanggapi kritik terhadap program tersebut dengan menyarankan agar pihak yang tidak setuju untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik. Baginya, keberatan terhadap program tersebut adalah tidak masuk akal. Dia menekankan pentingnya persetujuan dari rakyat terhadap program tersebut.
Prabowo juga menyatakan bahwa pihak yang menentang program makan siang gratis untuk anak-anak Indonesia dianggap sebagai orang yang tidak sehat secara mental dan kurang mencintai negara.
Baca Juga: Penampakan Lautan Manusia Penuhi GBK saat Kampanye Akbar Prabowo-Gibran
Berita Terkait
-
Ikut Kampanye Akbar Prabowo-Gibran, Benda yang Ada di Kepala Desta Curi Perhatian
-
Ikut Pungut Sampah di GBK Pasca Pesta Rakyat Prabowo-Gibran, Nagita Slavina Malah Banjir Nyinyiran
-
Teriak-teriak di Panggung Pesta Rakyat, Nikita Mirzani Bikin Sekpri Prabowo Geleng-geleng
-
Sempat Curhat Dikucilkan, Nikita Mirzani Pakai Tas Ratusan Juta saat Kampanye Akbar Prabowo-Gibran
-
Penampakan Lautan Manusia Penuhi GBK saat Kampanye Akbar Prabowo-Gibran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%