Suara.com - Sejumlah artis ikut ambil bagian di kampanye akbar Prabowo-Gibran yang usung tajuk Pesta Rakyat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (10/2). Salah satu artis yang ikut memeriahkan Pesta Rakyat itu adalah Deddy Mahendra Desta.
Pada postingan story akun Instagram miliknya, Desta unggah foto bersama Andre Taulany dan Raffi Ahmad. Namun ada yang sedikit berbeda dari kemeja yang dipakai Desta dibanding dua rekannya tersebut.
Kemeja lengan panjang yang dipakai Desta warnanya terlihat lebih terang dibanding dengan kemeja Raffi Ahmad ataupun Andre yang berwarna biru lebih terang, warna yang jadi ciri khas pasangan Prabowo-Gibran.
Namun jika diperhatikan dengan seksama warna baju Desta sebenarnya sama dengan kedua rekannya itu. Warna baju Desta terlihat sedikit lebih cerah lantaran efek kamera.
Desta dalam video yang diunggah oleh Raffi Ahmad di laman feed akun Instagramnya tampak bersemangat saat berada di panggung utama Pesta Rakyat Kampanye Akbar Prabowo-Gibran.
Desta juga tampak bersemangat saat berselfie bersama Raffi dan Andre dengan latar belakang lautan manusia para pendukung Prabowo-Gibran di SUGBK.
Tampak Desta menempelkan payung kecil di atas kepalanya untuk menghindari sengatan matahari selama menjadi host di acara tersebut bersama Raffi dan Andre.
Sementara itu, Prabowo Subianto mengatakan kemenangan ada di hadapan mereka dan mengingatkan agar tetap bersikap baik serta tidak lengah.
“Kemenangan di hadapan kita. Kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh sombong, kita rendah hati, kita sopan santun. Jangan mau diprovokasi, jangan curang, jangan menyakiti orang lain. Kita berbuat baik,” kata Prabowo dalam kampanye akbar “Pesta Rakyat: Untuk Indonesia Maju” di Gelora Bung Karno.
Baca Juga: Momen Anies Baswedan dan Cak Imin Pelukan Bikin Merinding: Kita Butuh Perubahan
Ia mengatakan, akan mempertahankan “estafet” kebaikan yang dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya.
“Kita menyongsong estafet kebaikan. Presiden keenam menyerahkan ke presiden ketujuh. Presiden ketujuh Insya Allah menyerahkan ke presiden yang kedelapan. Insya Allah Prabowo-Gibran berbakti dan mengabdi kepada rakyat Indonesia,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Momen Anies Baswedan dan Cak Imin Pelukan Bikin Merinding: Kita Butuh Perubahan
-
Ingat! Ini Tiga Janji Ganjar-Mahfud Di Hari Terakhir Kampanye
-
Teriak-teriak di Panggung Pesta Rakyat, Nikita Mirzani Bikin Sekpri Prabowo Geleng-geleng
-
Sempat Curhat Dikucilkan, Nikita Mirzani Pakai Tas Ratusan Juta saat Kampanye Akbar Prabowo-Gibran
-
Bawakan Lagu Jangan Menyerah, D'Masiv Sihir Pendukung AMIN: Menyala Abangku
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar