Suara.com - Kebutuhan BBM masyarakat wilayah Dumai dan sekitarnya dipastikan dalam kondisi aman dan terkendali, paska insiden kecelakaan dan meledaknya mobil tangki BBM yang terjadi hari Minggu, 25 Februari 2024, di Dumai, Riau.
Stok BBM dan penyaluran di wilayah tersebut tetap terjaga, karena perusahaan telah mengambil tindakan cepat untuk menjaga stabilitas pasokan.
Demikian dikemukakan Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, (Sumbagut), Susanto August Satria, Minggu (25/2/2024).
“Sejauh ini pekerjaan untuk menjamin pasokan BBM di area Dumai dan sekitarnya tetap berjalan. Insiden yang terjadi Minggu siang itu juga relatif tidak mempengaruhi kegiatan operasional lainnya di lapangan,” ujar Susanto dalam keterangannya.
Menurut Susanto, untuk mengantisipasi kejadian serupa, saat ini perusahaan tengah melakukan proses investigasi dan mengambil tindakan yang diperlukan.
Insiden kecelakaan mobil tangki tersebut terjadi pada Minggu siang, di Jalan Gatot Subroto, Kilometer 11, Kota Dumai. Berdasarkan keterangan warga, mobil tangki tersebut terguling saat berusaha menghindari truk pengangkut CPO yang berlawanan arah.
“Kami pastikan bahwa kedua awak mobil tangki tersebut selamat. Saat ini keduanya telah mendapatkan perawatan yang sesuai dengan standar di Rumah Sakit terdekat,” jelas Susanto.
Perusahaan telah mengkoordinasikan proses evakuasi mobil tangki dengan menggunakan alat berat, yang dibantu pihak kepolisian. Saat ini mobilitas masyarakat di lokasi kejadian sudah kembali normal.
Dia menambahkan, perusahaan akan terus menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama di seluruh kegiatan operasi. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan dan kesejahteraan semua pihak yang terlibat dalam operasional perusahaan,” pungkasnya.
Baca Juga: Aturan Baru Sub Penyalur BBM Subsidi: Harga Bensin Eceran Bakal Terdampak?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK
-
Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal
-
Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak
-
Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan
-
Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!