Suara.com - Sejumlah negara besar terus melihat Batam sebagai destinasi investasi yang menjanjikan. Di paruh pertama tahun 2023, Singapura mencatatkan nilai Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar USD225,4 juta dari 901 proyek. Sementara itu, Perancis dan Hong Kong masing-masing mencatatkan PMA sebesar USD34,37 juta dan USD34,21 juta.
Samuel Jason, Managing Director dari proyek residensial Serenity Central City yang berlokasi di Sekupang, Kota Batam, menyebut bahwa Batam, Singapura, dan Malaysia yang terletak berdekatan membentuk golden triangle atau segitiga emas. Posisi Batam sendiri menjadi point hub sehingga memiliki high investment value.
Potensi Batam yang kian menonjol praktis membuat segelintir kawasan yang ada di kota ini ikut terkerek perkembangan dan nilainya.
“Terutama kawasan Sekupang yang semakin hari semakin menunjukkan daya pikat bagi investor asing dan lokal. Tak hanya punya pesona kekayaan alam yang masih terjaga, Sekupang juga sangat menjanjikan sebagai sasaran investasi khususnya di sektor properti,” papar Jason.
Saat ini, Sekupang tengah dikembangkan menjadi kawasan destinasi wisata selanjutnya di Batam. Peluang ini diprediksi membuat harga tanah di kawasan akan terus mengalami peningkatan per tahunnya. Maka tak heran, proyek resort city development yang dikembangkan Central Group yakni Serenity Central City ikut diincar banyak investor dari negara luar.
“Selain Singapura dan Malaysia yang jadi investor tetap, banyak juga dari Korea, Jepang, sampai Qatar dan UAE,” imbuh Jason.
Proyek Hits di Batam “Serenity Central City” Hadir di BCA Expoversary 2024
Serenity Central City dalam perjalanannya menjadi kawasan residensial turut dikembangkan dalam konsep menyatukan harmoni antara bisnis, gaya hidup, dan leisure. Mengenai lokasi pun menjanjikan lantaran bakal dilintasi rencana jalur Light Rail Transit (LRT). Dimana Stasiun LRT Sekupang hanya selangkah, dan berjarak dekat dengan rencana LRT fase dua rute Batu Ampar - Sekupang.
Tak hanya itu pengembangan Serenity Central City juga dilakukan searah dengan Environmental, Social, and Governance atau ESG. Secara harfiah, ESG merupakan konsep yang mengedepankan kegiatan pembangunan, investasi maupun bisnis yang berkelanjutan dengan tiga kriteria tersebut yaitu lingkungan, sosial, serta tata kelola.
Baca Juga: 4 Fakta Bullying Remaja di Batam: Pelaku Ditangkap, Motif Diduga Sakit Hati
Bagi yang mengincar properti sebagai ladang investasi, maka produk Serenity Central City yang kini tengah dipasarkan yakni Beachside sangat layak diperuntukkan sebagai aset sewaan. Mengingat nilai kapitalnya dalam beberapa tahun mendatang akan semakin besar.
“Kami membuka Beachside karena melihat market-nya semakin bagus. Total ada 218 unit yang bakal kami bangun. Lalu karena ini lokasinya benar-benar di bibir pantai, maka kami desain unitnya bergaya minimalis tropis dengan harga Rp4 sampai Rp10 miliar,” Jason menjelaskan.
Adapun demi memperkenalkan Beachside lebih dekat dengan konsumen di seputar Jabodetabek, Serenity Central City hadir di BCA Expoversary 2024 yang digelar pada 29 Februari hingga 3 Maret di ICE BSD, Tangerang. Dalam pameran ini, calon konsumen ditawarkan promo spesial berupa suku bunga 2,67% lengkap dengan pengalaman private trip ke Batam dan Singapura selama 2 hari 1 malam.
“Dari 600 pengembang yang kerja sama dengan BCA, kami terpilih untuk kembali ikut serta di pameran ini. Jadi ini keempat kalinya kami berpartisipasi, dari sekian banyaknya pengembang nasional yang ada,” ujarnya.
Terkait kemudahan akses, jarak antara Serenity Central City dengan Bandara Internasional Hang Nadim bisa ditempuh dalam waktu 30 menit berkendara. Jika ingin ke Kota Batam, perlu waktu 20 menit dan hanya 15 menit menuju Nagoya Batam.
Serenity Central City menawarkan nuansa hunian yang tidak biasa dengan akses pemandangan tanpa batas ke laut, pantai, dan Marina Bay Sands Singapura langsung dari atas perbukitan. Hal ini diyakini akan membuat penghuni lekat dengan suasana hidup di vila dan resor setiap harinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?
-
Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk
-
Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang
-
Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK
-
IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan
-
Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul
-
Karbon Kehutanan RI Resmi Dijual, Begini Mekanismenya
-
Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen
-
Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil
-
Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun